Tag : Sungai Mahakam

Unique

Aswawarman Disebut Sebagai Wangsakarta dari Kerajaan Kutai Karena Ini

Asmawarman disebut sebagai wangsakarta dari Kerajaan Kutai karena alasan ini, sejarahnya tertulis dalam prasasti Yupa yang ditemukan.

K. Tatik Wardayati
Advertorial

Inilah Peninggalan Kerajaan Kutai, Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

Inilah peninggalan Kerajaan Kutai, kerajaan Hindu tertua di Indonesia, yaitu prasasti Yupa yang ditemukan di sekitar Muara Kaman, Kalimantan Timur.

K. Tatik Wardayati
Advertorial

Terletak di Kalimantan Timur dan Bercorak Hindu, Inilah Kerajaan Kutai Martadipura yang Miliki Bukti Peninggalan Sejarah Tertua, Ketika Runtuh Kerajaan Ini Berubah Menjadi Kerajaan Islam

Terletak di Kalimantan Timur dan bercorak Hindu, inilah kerajaan Kutai Martadipura yang kemudian berubah menjadi Kerajaan Islam.

K. Tatik Wardayati
Travelling

HOK Tanzil: Tiba di Muara Bengkal Naik Bis Air

Inilah cerita H.O.K. Tanzil saat pergi ke Kalimantan yang dia tulis di Intisari edisi Agustus 1979 dengan judul asli "Melancong ke Kalimantan".

Birgitta Ajeng
Travelling

HOK Tanzil: Bis Air Buatan Yugoslavia

Inilah cerita H.O.K. Tanzil saat pergi ke Kalimantan yang dia tulis di Intisari edisi Agustus 1979 dengan judul asli "Melancong ke Kalimantan".

Birgitta Ajeng
Travelling

HOK Tanzil: Naik Bis Air ke Muara Bengkal

Inilah cerita H.O.K. Tanzil saat pergi ke Kalimantan yang dia tulis di Intisari edisi Agustus 1979 dengan judul asli "Melancong ke Kalimantan".

Birgitta Ajeng
Travelling

HOK Tanzil Melongok ke Tenggarong

Inilah cerita H.O.K. Tanzil saat pergi ke Kalimantan yang dia tulis di Intisari edisi Agustus 1979 dengan judul asli "Melancong ke Kalimantan".

Birgitta Ajeng
Travelling

HOK Tanzil: Mengelilingi Kalimantan Naik Jip

Inilah cerita H.O.K. Tanzil saat pergi ke Kalimantan yang dia tulis di Intisari edisi Agustus 1979 dengan judul asli "Melancong ke Kalimantan".

Birgitta Ajeng
Travelling

HOK Tanzil: Ada Bis Air di Sungai Mahakam

Inilah cerita H.O.K. Tanzil saat pergi ke Kalimantan yang dia tulis di Intisari edisi Agustus 1979 dengan judul asli "Melancong ke Kalimantan".

Birgitta Ajeng