Ilmuwan: Asteroid Besar akan Menghantam Bumi dan Memicu Mega-Tsunami Bulan Depan

  • Jumat, 27 Januari 2017 19:31 WIB

Asteroid besar akan menghantam bumi | news.com.au

Intisari-Online.com - Sebuah asteroid besar nan misterius disebut sedang mengancam bumi. Menurut NASA, benda yang disebut dengan 2016 WF9 itu akan mengorbit (baca, menabrak) di bumi bulan depan.

(93 Persen Mamalia Punah Akibat Tabrakan Asteroid yang Punahkan Dinosaurus)

Jika benar terjadi, menurut salah seorang astronom yang tahu soal kabar ini, asteroid besar yang akan menghantam bumi itu bisa memicu mega-tsunami.

The Sun melaporkan bahwa benda misterius itu pertama kali dideteksi pada November tahun lalu dan dikabarkan akan semakin mendekati bumi pada 25 Februari.

Seorang astronom gila Dr Dyomin Zakharovich menuduh NASA menyembunyikan sesuatu yang sebenarnya akan terjadi. Ia juga memperingatkan bahwa benda raksasa itu merupakan bagian dari planet dongeng Nibiru yang akan langsung menuju ke bumi. Jika sudah begitu, seperti disebut di awal, benda asing itu akan menabrak bumi dan memicu mega-tsunami.

Asteroid besar akan menghantam bumi

 

“NASA berbohong. Tidak mungkin mereka tidak tahu yang sebenarnya. Kami telah melihat datanya,” ujar Dr Dyomin, dilaporkan News.com.au. “Objek yang mereka sebut WF9 itu meninggalkan sistem Nibiru pada Oktober ketika Nibiru mulai berputar berlawanan arah jarum jam mengelilingi matahari. Sejak itu, NASA sudah tahu bahwa benda itu akan menabrak bumi. Tapi mereka hanya memberi tahu orang-orang sekitar.”

Menurut salah satu teori akhir dunia, Nibiru merupakan planet fiksi yang diprediksi akan menghadirkan kehancuran bagi bumi. Tak hanya itu, Nibiru juga diyakini akan menghujani planet-planet lain dengan asteroid-asteroid sehingga terjadi kehancuran massal.

NASA percaya, 2016 WF9 berukuran 0,3—0,6 mil. Tapi si astronom gadungan itu mengklaim bahwa WF9 jauh lebih besar dari yang diperkirakan dan akan dengan mudah menembus atmosfer bumi. Tapi benarkah prediksi itu? Mari kita tunggu hingga bulan depan!

Sumber : []

Reporter : Moh. Habib Asyhad
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×