Diam-Diam Tak Banyak Orang Indonesia Tahu, Siapa Sangka Militer Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Setelah Ketahuan Datangkan 36 Jet Tempur dari AS Seharga Rp200 Triliun Ini

Afif Khoirul M
Afif Khoirul M

Editor

Pesawat tempur F-15 Israel mengawal Bomber B-52H AS
Pesawat tempur F-15 Israel mengawal Bomber B-52H AS

Intisari-online.com - Sepak terjang militer Indonesia memang diam-diam bikin banyak negara keheranan.

Bahkan belakangan ini Indonesia kembali disorot oleh media Vietnam 24h.com.vn, perihal pembelian senjata militer.

Indonesia memang saat ini menjadi militer terkuat di Asia Tenggara.

Selain itu, kekuatan tempur militer Indonesia juga makin kuat, media Vietnam itu bahkan membocorkan transaksi senjata militer dengan Amerika Serikat.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden pada 10 Februari menyetujui kontrak pembelian senjata senilai 14 miliar dolar AS untuk Indonesia.

Keputusan itu dikatakan sebagai langkah menanggapi tindakan China di Asia-Pasifik.

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan kesepakatan senjata senilai 14 miliar dollar AS (Rp200 T) saat Menteri Luar Negeri Antony Blinken sedang melakukan kunjungan ke Australia.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk menegaskan tekad AS untuk tidak membiarkan China mendominasi secara bebas di Pasifik.

Baca Juga: Sampai Dijuluki Pesawat Tempur Paling Lelet di Pangkalan Udaranya, Rafale yang Baru Diborong Prabowo Nyatanya Bikin Negara Ini Kapok Beli, Apalagi Usai Picu Skandal Besar

Baca Juga: Sampai Dijuluki Pesawat Tempur Paling Lelet di Pangkalan Udaranya, Rafale yang Baru Diborong Prabowo Nyatanya Bikin Negara Ini Kapok Beli, Apalagi Usai Picu Skandal Besar

Kontrak senilai Rp200 triliun yang disetujui AS mencakup 36 jet tempur F-15, mesin dan peralatan terkait, termasuk sistem komunikasi dan amunisi rudal.

Kontrak tersebut disetujui sekitar dua bulan setelah kunjungan Menlu AS ke Indonesia.

Pada Desember 2021, Antony Blinken mengunjungi Jakarta, memuji hubungan erat antara AS dan Indonesia.

"Penjualan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan mitra utama di kawasan, berkontribusi pada stabilitas progresif di kawasan," kata, Departemen Luar Negeri AS kata dalam sebuah pernyataan.

"Adalah kepentingan nasional AS untuk membantu Indonesia dalam mengembangkan dan memelihara kemampuan pertahanan yang kuat dan efektif," tambah pernyataan itu.

Pernyataan AS tentang kontrak senjata tidak menyebut China, tetapi Washington telah lama ingin mempromosikan Jakarta dalam strateginya menghadapi China di Pasifik.

Pesawat tempur F-15 juga dikenal sebagai "elang tak terkalahkan", karena tidak pernah ditembak jatuh dalam perang AS.

Jet tempur F-15 buatan Amerika ini telah beroperasi sejak 1976.

Baca Juga: Sekali Terbang Sedot Biaya Seharga Mobil Terlaris di Indonesia, Rafale yang Diborong Prabowo Ternyata Punya Ongkos Terbang Fantastis, Tembus Ratusan Juta

Baca Juga: Bikin Seantero Indonesia Iri karena Berani Akhiri Covid-19, Faktanya Swedia Punya Alasan yang Sulit Dipenuhi Indonesia Jika Ingin Menirunya

Selama beberapa dekade, F-15 dianggap sebagai "penguasa" langit sampai F-22 Raptor yang tersembunyi muncul.

F-15 adalah kombinasi sempurna dari pesawat tempur dengan dua mesin jet yang kuat, radar canggih dan sistem senjata yang kuat.

Ini adalah model pesawat tempur yang berspesialisasi dalam menghancurkan pesawat musuh di udara, dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara jarak jauh yang kuat.

Saat ini, F-15 juga dapat membawa bom berpemandu, rudal jelajah, atau rudal anti-kapal untuk menyerang target di darat atau di laut.

Pesawat tempur F-15 masih menjadi andalan angkatan udara AS karena jumlah mereka yang lebih banyak dibandingkan dengan pesawat tempur F-22 siluman.

Artikel Terkait