Penulis
Intisari-Online.com - Tidak hanya warga Indonesia yang terdampak virus corona (Covid-19).
Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri juga merasakan hal serupa.
Apalagi jika mereka tinggal di negara dengan jumlah kasus virus corona yang tinggi.
HinggaSenin (28/9/2020) pukul 10.00 WIB, pemerintahkembali memperbarui data kasusCovid-19yang dialami WNI di luar negeri.
Tercatat total 1.532 WNI terpaparCovid-19di luar negeri.
Dikutip dari Twitter@Kemlu_RI, sebanyak 1.108 kasus telah dinyatakan sembuh.
Sebanyak 302 WNI kini dalam perawatan.
"Seorang WNI sembuh dari Covid-19 di Ethiopia,"tulis cuitan Kemlu RI.
Dari data yang diunggah, kasus WNI terpaparCovid-19di luar negeri paling banyak berada di Arab Saudi.
Total terdapat 211 WNI terkonfirmasiCovid-19. Sebanyak 55 orang dinyatakan sembuh dan 72 meninggal dunia.
Kemudian di Qatar, jumlah WNI yang terpaparCovid-19berjumlah 140 orang. Sebanyak 121 dinyatakan sembuh dan 1 meninggal dunia.
Lalu di Kuwait, jumlah WNI yang terpapar mencapai 125 orang. Sebanyak 115 dinyatakan sembuh dan 3 meninggal dunia.
Adapun di Amerika Serikat total ada 104 WNI terpaparCovid-19. Sebanyak 78 kasus sembuh dan 19 orang meninggal dunia.
Sementara kasus tinggi juga tercatat di Malaysia.
Data yang dihimpun menyebut 168 WNI di Negeri Jiran terpapar Covid-19.
Sebanyak 52 orang sudah dinyatakan sembuh dan 2 meninggal dunia.
Adapun WNI yang berada di kapal pesiar, total 185 orang positifCovid-19.
Sebanyak 170 sembuh dan 6 meninggal dunia.
123 dokter di Indonesia meninggal dunia
Sementara itu Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengungkapkan sebanyak 123 dokter di Indonesia meninggal dunia terkaitCovid-19.
Hal tersebut berdasar data dari Survei Tim Mitigasi IDI per Sabtu (26/9/2020) pukul 14.00 WIB.
"Kematian dokter di Indonesia sudah mencapai 123 dokter,"unggah akun Twitter @PBIDI, Senin.
IDI menyebut jumlah dokter yang meninggal terus bertambah dari minggu ke minggu menunjukkan pandemiCovid-19masih belum terkendali.
"Amat sangat penting untuk mengetahui status setiap orang apakah sudah terinfeksi atau tidak,"tulis cuitan IDI.
Humas IDI, Dokter Halik Malik mangungkapkan jumlah kematian tersebut merupakan gabungan dokter yang meninggal dalam status positifCovid-19dan pasien dalam pengawasan (PDP).
"Ya, betul gabungan PDP dan positif," ungkap Halik saat dihubungiTribunnews.com, Senin.
Adapun dalam data yang diunggah IDI, Jawa Timur menjadi wilayah dengan kasus dokter meninggal dunia terbanyak.
Hingga saat ini tercatat 30 dokter di Jawa Timur meninggal dunia terkaitCovid-19.
Berikut rincian wilayah dengan kasus dokter meninggal dunia:
1. Papua Barat 1 dokter
2. NTB 2 dokter
3. Banten 1 dokter
4. Sulawesi Utara 1 dokter
5. Riau 2 dokter
6. DIY 2 dokter
7. Kepulauan Riau 2 dokter
8. Aceh 3 dokter
9. Kalimantan Timur 3 dokter
10. Kalimantan Selatan 4 dokter
11. Sumatera Selatan 4 dokter
12. Bali 5 dokter
13. Sulawesi Selatan 6 dokter
14. Jawa Tengah 9 dokter
15. Jawa Barat 11 dokter
16. DKI Jakarta 16 dokter
17. Sumatera Utara 21 dokter
18.Jawa Timur 30 dokter
(Tribunnews.com/Gilang Putranto/Faisal Mohay)
(Artikel ini telah tayang diTribunnews.comdengan judul "Update 28 September Kasus Corona WNI di Luar Negeri: 1.532 Positif, 1.108 Sembuh, 122 Meninggal")