Titanoboa, Ular Purba Seberat 1 Ton yang Bisa Telan Buaya Utuh-utuh

Mentari DP

Editor

Beratnya mencapai 1,13 ton, inilah Titanoboa, seekor ular purba yang paling berkuasa pada periode Paleosen.

Intisari-Online.com - Tahukah Anda apa itu Titanoboa?

Titanoboa merupakan seekor ular purba.

Sebab, hewan purba ini menjadi predator paling berkuasa pada periode Paleosen. Sekitar 65,6-55,8 juta tahun yang lalu.

Baca Juga: Beratnya Capai 1 Ton, Temui Spesies Ular Raksasa 'Titanoboa' yang Dapat Tumbuh Hingga 15 Meter

Titanoboa berkuasa setelah kemusnahan dinosaurus terjadi.

Pada masa itu, Titanoboa berbentuk sangat besar. Dengan panjang sekitar 14,6 meter.

Bahkan bobot Titanoboa diperkirakan mencapai 1,13 ton.

Karena memiliki tubuh yang begitu besar, maka tidak heran jika Titanoboa mampu membelit hingga menelan buaya utuh-utuh.

Bagaimana penemuan Titanoboa?

Penemuan Titanoboa berawal ketika sebuah tim peneliti mengunjungi tambang batubara terbesar di dunia di Cerrejón di La Guajira, Kolombia, pada tahun 2002.

Baca Juga: Lebih Besar dari Piton Raja yang Jadi Korban Kebakaran Hutan di Kalimantan, Inilah Titanoboa, Monster Ular Pemakan Buaya

Kedatangan mereka ke tambang batubara terbesar di dunia itu untuk mempelajari penemuan fosil daun dari seorang mahasiswa asal Kolombia.

Namun tidak ada yang tahu bahwa fosil daun itu malahan memberikan petujuk mengenai Titanoboa.

Ini karena para peneliti seperti dibukakan informasi mengenai keberadaan kawasan hutan hujan kuno di jaman Paleosen di lokasi tersebut.

Bahkan mereka menyakini bahwa kawasan hutan hujan kuno itu merupakan hutan hujan pertama di bumi.

Tak hanya fosil daun, para peneliti yang berasal dari Smithsonian Tropical Research Institute di Panama dan Museum Sejarah Alam Florida di University Florida itu juga menemukan benda purba.

Misalnya fosil ular, buaya raksasa, serta tanaman kacang-kacangan, pisang, alpokat dan cokelat.

Nah, soal fosil ular yang ditemukan, mereka menyakini itu adalah Titanoboa.

Jonathan Bloch dari Museum Sejarah Alam Florida dan Carlos Jaramillo dari STRI mengatakan fosil ular itu memberinya banyak informasi mengenai bagaimana Titanoboa hidup dan berburu.

Misalnya, dari fosil ular purba itu, ditemukan suhu daerah tropis lebih hangat dari hutan masa sekarag.

Baca Juga: Buaya pun Disantap Utuh-utuh, Inilah Titanoboa, Monster Ular Seberat 1,13 Ton yang Pernah Jadi Predator Paling Berkuasa di Muka Bumi

Informasi itu memberinya info bahwa Titanoboa hidup setelah kepunahan dinosaurus.

Selain itu, dari fosil tersebut, Titanoboa diklaim sebagai salah satu hewan purba yang menjadi pemangsa puncak bumi.

Artinya Titanoboa sepadan dengan dinosauru hingga paus.

Jika Anda penasaran dengan bentuk dari Titanoboa, maka Anda bisa melihatnya di Monte L. Bean Life Science Museum di Universitas Brigham Young, Utah, Amerika Serikat.

Di sana ada model Titanoboa yang dibuat lengkap dengan buaya tertelan setengah di mulutnya.

Menarik bukan info mengenai Titanoboa?

Baca Juga: Beratnya Capai 1 Ton Lebih, Inilah Monster Ular dari Zaman Prasejarah yang Pilih Buaya Sebagai Mangsanya

Artikel Terkait