Find Us On Social Media :

Indonesia Jadi Sorotan Dunia Usai Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182, Disebut Sebagai Pasar Penerbangan Paling Mematikan di Dunia

By Mentari DP, Selasa, 12 Januari 2021 | 14:20 WIB

Sriwijaya Air penerbangan SJ182 dilaporkan hilang kontak Sabtu (9/1/2021).

Intisari-Online.com - Berita hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 masih menjadi pembicaraan di seluruh media Indonesia.

Dilaporkan pesawat ini  hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, pada Sabtu lalu sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. 

Pesawat mengangkut 62 jiwa. Rinciannya, 6 kru aktif plus 56 penumpang (46 dewasa, 7 anak, dan 3 bayi).

Lalu bagaimana tanggapan media luar?

Baca Juga: Sama-sama Bermusuhan dengan China, India Malah Tolak Kerja Sama dengan Amerika dan Pilih Bersekutu dengan Negara Kuat Ini, Sistem Peluru Kendali Ini yang Jadi Alasan

Ternyata yang menjadi sorotan dunia adalah bisnis penerbangan Indonesia.

Apa yang terjadi dengan Sriwijaya Air menandai kecelakaan besar ketiga yang melibatkan maskapai penerbangan di Indonesia dalam enam tahun terakhir. 

Melansir Reuters, sebelum kecelakaan itu terjadi, ada 697 korban jiwa di Indonesia selama satu dekade terakhir termasuk kecelakaan pesawat militer dan swasta.

Menurut database Jaringan Keselamatan Penerbangan, angka ini menjadikan Indonesia sebagai pasar penerbangan paling mematikan di dunia - di depan Rusia, Iran, dan Pakistan.

Baca Juga: Dugaan Baru Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182, Hancur Karena Membentur Permukaan Laut Bukan Meledak di Udara