Wahai para Suami, Inilah Cara Mendukung Karier Istri (2)

Esra Dopita M Sidauruk

Editor

Wahai para Suami, Inilah Cara Mendukung Karier Istri (2)
Wahai para Suami, Inilah Cara Mendukung Karier Istri (2)

Intisari-Online.com - Permasalahan pernikahan muncul ketika suami dan istri mulai mengambil alih hidup masing-masing, seperti fokus terhadap karier pribadi. Membangun karier memang bukan perkara mudah. Hal itu hampir sama dengan membangun rumah tangga. Bahkan karier lebih dulu dibangun sebelum rumah tangga.

Perempuan seringkali menjadi orang yang dihadapkan dengan pilihan ini, karier atau keluarga. Namun, tak jarang banyak para pria atau suami yang tetap mendukung karier sang istri. Berikut ini adalah sembilan cara mendukung karier istri:

6. Mengetahui keinginannya: Hal ini penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya istri Anda ingin lakukan. Apakah dia ingin berhenti bekerja atau memulai pekerjaan baru? Anda perlu mengetahuinya dan membicarakannya. Ingat bahwa itu adalah kariernya dan berikan kebebasan dia untuk memilih. Dorong dia dengan keputusannya.

7. Mengorbankan sedikit waktu: Ketika Anda mendukung karier istri, maka Anda harus mengorbankan sedikit waktu yang kamu miliki. Anda mungkin perlu untuk mengurangi waktu Jumat malam Anda berkumpul bersama teman-teman atau perlu untuk memasak makan malam ketika istri telat pulang atau lembur. Pengorbanan sekecil apa pun dapat bernilai lebih bagi istri.

8. Menjadi tulang punggung: Tetap menjadi tulang punggung adalah salah satu dari sembilan cara mendukung karier istri. Meski istri telah bekerja bukan berarti tanggung jawab Anda sebagai tulang punggu berhenti. Anda akan tetap menjadi tulang punggung bagi keluarga. Anda perlu memastikan bahwa dia mengandalkan Anda ketika dia memperoleh frustrasi. Hal ini penting untuk istri Anda tahu bahwa apa pun yang dia rasakan, Anda selalu mendengarkan.

9. Menghadiri acara kantor istri: Ketika kantor istri Anda mengadakan suatu acara dan istri Anda meminta Anda untuk hadir, usaha untuk hadir dan bersikap ramah kepada semua rekan kerjanya. Sebab, hal ini secara tidak langsung memberikan isyarat bahwa Anda mendukungnya. (Boldsky.com)