Advertorial

Salut! 3 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Ini Membantu Para Yahudi Eropa Lari dari Nazi

Muflika Nur Fuaddah
Muflika Nur Fuaddah

Editor

Fakta dapat dipelajari, statistik diserap, orang yang selamat diajak bicara dan kesaksiannya untuk didengar.
Fakta dapat dipelajari, statistik diserap, orang yang selamat diajak bicara dan kesaksiannya untuk didengar.

Intisari-Online.com- Jika Anda pernah menonton Schindler's List (1993) atau mengetahui kisah Oskar Schindler, Anda akan menyadari bahwa sejarah tidak pernah setegas hitam dan putih.

Oskar Schindler, seorang pengusaha Katolik Jerman telah menyelamatkan nyawa ribuan orang Yahudi Polandia pada masa Holocaust.

Namun, tak hanya dirinya, ada tiga orang lagi yang serupa dengannya dan jarang diketahui.

Dilansir dari Independent dalam peringatan Holocaust 27 Januari, berikut 3 sosok itu:

Baca Juga:Dari Bergosip Sampai Memberi Pujian Palsu, Inilah 8 Tanda Seseorang Cemburu pada Anda

Baca Juga:Sepertinya Indonesia Belum Siap Menerima Orang Super Cerdas, Buktinya 'Anak Ajaib' dari Surabaya Ini Justru Pernah Dibawa ke Dokter Jiwa

1. Irena Sendler

Irena Sendler
Perawat Polandia Irena Sendler (1910-2008) yang dikenal sebagai 'Jolanta' bertugas sebagai kepala departemen anak-anak Zegota, Dewan Polandia untuk Membantu Yahudi.

Dalam tugasnya, Jolanta mengeluarkan total sekitar 2.500 anak Yahudi keluar dari ghetto ibukota Polandia.

Dia menyembunyikan anak-anak dalam ambulans dan bahkan koper.

Jolanta menyembunyikan mereka bersama keluarga Katolik dan memberi mereka identitas dengan nama samaran Kristen.

Dia bertahan terus dalam perang hingga Polandia diduduki oleh Uni Soviet.

Irena Sendler meninggal 10 tahun yang lalu pada usia 98 tahun.

2. Frank Foley

Frank Foley
Baca Juga:Titik Rawan Gempa Bertambah, Ada 295 Titik yang Tersebar di Seluruh Indonesia

Baca Juga:(Foto) 10 Foto Langka yang Jarang Pernah Kita Lihat, Salah Satunya Bagian Dalam Gitar

Frank Foley (1884-1958) menjadi terkenal karena membengkokkan aturan dengan bekerja diam-diam.

Dia diam-diam bekerja di kantor paspor Berlin agar orang-orang Yahudi dapat melarikan diri dari Jerman.

Sebagai kapten infanteri dengan Resimen Hertfordshire selama Perang Dunia I, Foley memiliki kemampuan bahasa yang baik.

Dia kemudian diajak bergabung dengan Intelligence Corps oleh Kantor Perang.

Wawasannya terhadap pemerintahan Nazi Hitler, membiarkan Foley meramalkan arah angin bertiup.

Sehingga dia dapat memberi cap paspor dan mengeluarkan visa.

Foley menggunakan kesempatan itu untuk membiarkan orang-orang Yahudi melarikan diri ke Inggris dan Palestina.

3. Raoul Wallenberg

Raoul Wallenberg
Raoul Wallenberg (lahir tahun 1912) memainkan peran penting dalam menyelamatkan Yahudi dari Hungaria.

Di sana, dia mengeluarkan paspor pelindung yang mengakui mereka sebagai warga negara Swedia.

Tragisnya, Wallenberg kemudian ditangkap oleh Uni Soviet setelah Pengepungan Budapest pada 17 Januari 1945 dan dituduh melakukan spionase.

Baca Juga:Kisah Windi, Anak 'Bodoh' yang Bisa Menggambar dengan Sangat Indah. Karena Kecerdasan Bukan Hanya Soal IQ!

Artikel Terkait