Penulis
Intisari-Online.com—Depresi merupakan kondisi yang bisa membahayakan jiwa.
Orang yang mengalaminya tidak selalu menunjukkan gejala yang sama.
Ada beberapa orang yang terlihat sedih dan murung, namun ada pula yang tidak menunjukkan kegelisahannya sama sekali.
Inilah yang disebut dengan depresi yang tersembunyi.
Tidak melulu terlihat kurang bahagia, gelisah, cemas, panik, dan sering menangis.
Orang yang mengalami depresi yang tersembunyi, seperti yang dilansir di psychologium.com, setidaknya memiliki enam ciri berikut ini:
(Baca juga: Untuk Para Ibu yang Punya Anak Perempuan Harap Diperhatikan, Menstruasi Dini Penyebab Depresi Remaja)
(Baca juga: Bisakah Vagina Mengalami Depresi? Bagaimana Wujudnya?)
1. Berusaha untuk menyembunyikan pikiran dan perasaan dari orang lain
Jika seseorang tidak jujur dan terbuka akan perasaannya sendiri, kemungkinan besar ia mengalami depresi yang tersembunyi.
2. Secara tidak sadar menunjukkan sikap “berteriak minta tolong”
Adakalanya orang depresi menyembunyikan kondisinya dengan alasan tidak ingin orang terdekatnya merasa khawatir.
Namun situasinya yang rapuh itu tetap akan terbaca oleh kita. Ia pura-pura kuat dan emosinya kurang stabil.
3. Mengalami sakit di beberapa bagian tubuh yang tidak jelas penyebabnya
Depresi tidak hanya mengganggu pikiran/perasaan seseorang, namun juga mengganggu kesehatan tubuh secara jasmani.
Orang depresi bisa merasakan nyeri di beberapa bagian tubuhnya tanpa mengetahui penyebabnya.
4. Bingung dan mencari-cari tujuan dan makna hidup
Depresi bisa ditandai dengan orang yang merasa kehilangan arah dan tujuan.
Ia tidak puas dengan keadaannya saat ini sehingga ia berusaha menutupi itu semua dengan menyibukkan diri dengan berbagai hal, termasuk belajar dan bekerja.
5. Berusaha untuk selalu tampil kuat dan baik-baik saja
Ia akan berusaha untuk melakukan apa saja agar kelemahannya tidak terlihat di hadapan orang lain.
6. Selalu khawatir berlebihan
Seorang yang mengalami depresi yang tersembunyi sering berpikir dan khawatir berlebihan.
Namun pada kasus ini, kekhawatiran itu hanya disimpannya sendiri.
7. Kebiasaan tidur dan pola makan berubah drastis
Tanda ini cukup penting karena orang depresi biasanya mengalami perubahan kebiasaan makan.
Bisa saja semakin banyak makan, bisa pula sebaliknya.
Orang depresi juga lebih banyak tidur atau sebaliknya pula tidak bisa tidur sama sekali.