Find Us On Social Media :

Anda yang Miliki Hewan Peliharaan, Hati-hati Menjaganya, Jangan Sampai Seperti Merpati Ini yang Sudah Terbang Puluhan Ribu Kilometer ke Negara Lain Akhirnya Harus Disuntik Mati! Ini Alasannya

By K. Tatik Wardayati, Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:00 WIB

Merpati yang terbang dari AS ke Australia akan disuntik mati.

"Dia sangat kurus jadi aku meremukkan biskuit kering dan menyediakan untuknya," katanya kepada kantor berita AP.

Celli-Bird lalu menelusuri burung itu di internet, dan menemukan ternyata pemiliknya di Alabama, AS.

Terakhir kali merpati itu dilihat si pemilik saat ikut lomba balapan.

Namun setelah berita kemunculan Joe menghebohkan Australia, Celli-Bird dihubungi pihak berwenang karena mereka khawatir ada risiko infeksi.

Joe belum ditangkap, tetapi Kementerian Pertanian, Air, dan Lingkungan Australia mengatakan, burung itu harus dibunuh karena jika memiliki infeksi dapat membahayakan unggas lokal.

"Terlepas dari asalnya, setiap burung peliharaan yang belum memenuhi status kesehatan impor dan persyaratan tes, tidak diizinkan tetap di Australia," kata juru bicara kementerian.

"Satu-satunya yang dapat menekan risiko biosekuriti adalah mematikan burung secara manusiawi," lanjutnya dikutip dari BBC, Kamis (14/1/2021).

Tidak diketahui bagaimana burung itu bisa sampai Australia, yang jaraknya sekitar 14.480 kilometer dari AS.

Hampir setara dengan dua kali jarak Sabang-Merauke yang sekali jalan via jalur darat dan laut sejauh 8.514 km.

Baca Juga: Lockdown Italia Ternyata Mengubah Kebiasaan Makan Burung yang Satu Ini, Untuk Bertahan Hidup Kini Ia Menjadi Predator Merpati hingga Tikus