Find Us On Social Media :

Membandel dan Seakan Tak Ada Habisnya , Kini Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang

By Muflika Nur Fuaddah, Senin, 26 Oktober 2020 | 10:33 WIB

(Ilustrasi) Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2020).

Intisari-Online.com - China pada Sabtu malam (24/10/2020) mulai menguji 4,75 juta warga di dan sekitar Kashgar, provinsi Xinjiang, setelah seorang pekerja pabrik garmen berusia 17 tahun dinyatakan positif terkena virus corona.

Wilayah di ujung barat laut negara itu mencatatkan 137 kasus baru infeksi Covid-19.

China sebagian besar berhasil mengendalikan penularan lokal melalui lockdown, pembatasan perjalanan, dan pengujian, tetapi wabah regional terus muncul secara sporadis.

Kasus-kasus baru - semuanya tanpa gejala - dikaitkan dengan sebuah pabrik di daerah Shufu, tempat gadis itu dan orangtuanya bekerja, kata Komisi Kesehatan Xinjiang pada jumpa pers Minggu (25/10/2020).

Baca Juga: Rasakan Khasiat Luar Biasa Ini, Anda Cukup Meletakkan Bawang Putih di Telinga, Bisa Segera Dicoba!

Sebuah tim khusus dari Komisi Kesehatan Nasional Beijing juga dikirim untuk menyelidiki sumber wabah dan membantu langkah-langkah pencegahan, lapor tv pemerintah CCTV.

Sampai Minggu sore lebih dari 2,8 juta sampel sudah terkumpul dari wilayah itu dan sisanya akan selesai dalam dua hari, kata pemerintah kota dalam pernyataan yang dikutip AFP.

Baca Juga: Senyum Tipis hingga Badan Kurus Karena Terlalu Sering Puasa, Begini Keadaan Soeharto Setahun Usai Dirinya Lengser, Mahasiswa yang Datangi Kediamannya Dibuat Tak Percaya dengan Apa yang Dilihatnya

Kashgar yang berdekatan dengan perbatasan Pakistan, Afghanistan, Tajikistan, dan Kirgistan, adalah pusat budaya etnis Uighur dan Muslim Turki lainnya.

Banyak dari mereka mengeluhkan penindasan politik dan agama yang sudah berlangsung lama, tapi dibantah oleh pemerintah China.

Semua sekolah di Kashgar telah ditutup hingga 30 Oktober dan siapa pun yang meninggalkan kota harus menunjukkan bukti tes asam nukleat negatif, ucap pemerintah kota.

Baca Juga: Kebelet Jadi Negara Maju, Timor Leste Disebut Terlalu Jor-joran Ambil Utang ke China, Australia Justru yang Merasa Ketar Ketir Karena Bisa Alami Hal Berbahaya Ini

CCTV menampilkan gambar-gambar ratusan orang mengantre untuk melakukan tes asam nukleat di luar rumah sakit dan pusat pengujian mobile yang didirikan di seluruh kota.

Baca Juga: Momen Menegangkan: Memakai Kaus Bertuliskan 'Fretilin,' Para Pendemo Anarkis Pernah 'Mengeroyok' Soeharto, Ajudan pun Sigap Lindungi dengan Pistol Sudah di Tangan

Urumqi ibu kota Xinjiang diisolasi ketat selama berminggu-minggu usai lebih dari 900 kasus dilaporkan pada pertengahan Juli.

Setelah 13 kasus terdeteksi awal bulan ini di kota pelabuhan Qingdao, China juga langsung menguji hampir 11 juta penduduknya dalam seminggu.

Baca Juga: Bukan Emas, Inilah Harta Karun Raja Sulaiman yang Paling Diincar oleh Orang Yahudi, Sungguh 'Sakral' dan Keberadaan Diyakini di Bawah Masjid Al-Aqsha

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Muncul 137 Kasus Baru Covid-19, China Langsung Tes 4,75 Juta Warga Xinjiang"