Find Us On Social Media :

Masih Ingat 'Dukun Cilik' Ponari yang Punya Batu Sakti? Ini Kabar Terbarunya, Jadi Sales dan Siap Menikah!

By Mentari DP, Sabtu, 18 Januari 2020 | 12:40 WIB

Masih ingat 'dukun cilik' Ponari?

Intisari-Online.com - Masih ingat dukun cilik dari Jombang bernama Ponari?

Jika Anda masih ingat, pada tahun 2009 lalu, Ponari yang kala itu masih duduk di bangku kelas IV SD disebut "bocah ajaib".

Sebab, dia diyakini mampu menyembuhkan berbagai penyakit.

Hal tersebut karena tuah batu ajaib yang ditemukan olehnya secara tidak sengaja membuat rumahnya ramai dikunjungi orang yang bertujuan mencari obat atau kesembuhan.

Baca Juga: Jennifer Dunn Pamer Peluk Cium: Pasangan yang Benar-benar Bahagia Justru Jarang Pamer Kemesraan di Media Sosial, Ini Alasannya

Nama Ponari si dukun cilik begitu terkenal kala itu.

Setiap hari, ratusan hingga ribuan orang rela mengantre untuk mendapatkan tuah dari batu ajaib yang dimilikinya.

Seiring dengan turunnya pamor batu ajaib miliknya, Ponari kembali menjalani kehidupannya secara normal.

Setelah sempat tidak bisa sekolah hampir tiga tahun akibat kesibukan melayani pasien, pemilik nama lengkap Muhammad Ponari Rahmatullah itu akhirnya berhasil menamatkan pendidikan dasar dan menengah.

Saat ini, Ponari sudah beranjak dewasa dan usianya sudah 20 tahun.

Hari-harinya saat ini dihabiskan untuk bekerja.

Baca Juga: Jennifer Dunn Disebut 'Pelakor' Setelah Pasang Foto dengan Faisal Harris, Ternyata dari Sini Asal Usul Istilah 'Pelakor'

 

Viral lamar gadis pujaan

Setelah lama tak terdengar kabarnya, nama Ponari kembali muncul dan menjadi perbincangan dalam beberapa hari terakhir.

Penyebabnya, foto-foto pemuda 20 tahun itu viral di media sosial. Foto yang tersebar berisi Ponari saat meminang seorang gadis.

Sejumlah pasien pengobatan tradisional di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (1/2/2009), menunggu giliran untuk berobat pada tabib cilik, M Ponari (9).

Mukaromah (39), ibu dari Ponari, saat ditemui Kompas.com di rumahnya, di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jumat (17/1/2020), membenarkan bahwa putranya baru saja meminang seorang gadis.

Gadis yang dipinang Ponari pada Sabtu (11/1/2020), yakni Aminatus Zuroh (22), seorang karyawati pabrik makanan ringan di Kabupaten Jombang.

"Foto-foto lamarannya banyak ditaruh (di-posting) di Facebook," kata Mukaromah.

Menurut Mukaromah, anak dan calon menantunya saling kenal saat keduanya sama-sama bekerja di pabrik makanan ringan.

Tahun lalu, ungkap dia, Ponari bekerja sebagai buruh di pabrik tersebut sebelum akhirnya memilih keluar dan bekerja di tempat lain.

"Sekarang anaknya masih keliling, kerja (menjadi) sales," ujar Mukaromah.

Baca Juga: Penemuan Kerangka Manusia di Bandung, Terduduk di Sofa dan Hanya Tersisa Rambut

 

Awalnya tak tahu sosok Ponari

Aminatus Zuroh, calon istri dari Ponari, pada Jumat mengunjungi rumah calon mertuanya dan sempat berbincang dengan Kompas.com.

Dia menuturkan, Ponari dan keluarganya datang ke rumah orangtuanya di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, pada Sabtu.

Menurut Zuroh, Ponari adalah sosok pendiam, tetapi mengasyikkan.

Dia mulai mengenal Ponari saat sama-sama bekerja di pabrik makanan ringan.

"Kenal sekitar bulan tujuh (bulan Juli) tahun lalu, waktu sama-sama kerja di sana," ungkap putri keempat dari pasangan Solikin-Nipah tersebut.

Saat awal berkenalan, Zuroh mengaku tak mengetahui sosok Ponari, si dukun cilik yang pernah menghebohkan Indonesia.

"Awalnya ya enggak tahu, terus dikasih tahu teman-teman tentang siapa Mas Ari (Ponari)," ungkap dia.

Zuroh mengaku siap menjalani kehidupan dengan Ponari.

Dia sedikit membocorkan rencana pernikahannya dengan Ponari yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2020, selepas hari raya Idul Fitri.

(Moh. Syafií)

(Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul "Masih Ingat Ponari? Dukun Cilik Itu Kini Jadi Sales dan Segera Lamar Pujaan Hati")

Baca Juga: Terjerat Kasus Investasi MeMiles, Anggota Keluarga Cendana Diperiksa Polda Jatim