Kisah Perjuangan Alexander Fleming Agar Dunia Mau Memakai Penicilin, Inspiratif!

K. Tatik Wardayati Senin, 10 September 2018 | 05:30 WIB
Sir Alexander Fleming, (6 August 1881 - 11 March 1955) was a Scottish biologist, pharmacologist and botanist who discovered Penicillin. (Photo by Universal History Archive/UIG via Getty Images) (Universal History Archive)

Intisari-Online.com – Tidak semua ahli kedokteran yang "besar" bisa segera mewujudkan niatnya untuk membantu umat manusia dengan hasil penemuannya. Salah seorang diantaranya ialah Dr. Alexander Fleming.

Tahun 1928 dokter Skotlandia ini telah menemukan Penicilin. Lebih dari sepuluh tahun ia harus berjuang sampai ilmu pengetahuan mau menerima daya sembuh obat itu.

Marianne Schmidt menceritakan iebih banyak tentang hal itu. Seperti pernah dimuat di Majalah Intisari edisi April 1975.

Waktu itu malam hari tanggal 6 Agustus 1942. Para dokter St. Mary's Hospital London mencibir. Ada seorang rekan yang mau mendemonstrasikan suatu obat yang bakal mengubah wajah ilmu kedokteran secara revolusioner.

Baca juga:Churchill, Fleming, dan Penisilin

Mereka geleng-geleng kepala ketika Dr. Alexander Fleming, 61, menginjeksikan 15 ribu unit obat yang tak dikenal, ke dalam tubuh seorang pria umur 52 tahun yang sudah dalam keadaan sakratulmaut.

"Penicillin" nama yang diberikan pada obat tersebut. Dan si pasien yang menjadi "kelinci percobaan" sudah 4 minggu tidak sadar dan keadaannya payah karena demam tinggi.

Si pasien menderita sejenis infeksi yang menurut pengetahuan waktu itu, sudah tidak ada  obatnya lagi. Sebelum itu para dokter tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan jutaan orang yang menderita infeksi.

Kini para dokter Rumah Sakit St. Mary sepaham: Hanya seorang dokter yang tak tahu malu, yakni Dr. Alexander Fleming yang berani menganggap dirinya penemu obat untuk memerangi infeksi-infeksi itu.

Baca juga: Ingat! Jangan Sembarang Minum Antibiotik, Ini Cara Tepat Obati Flu

Source : intisari
Penulis : K. Tatik Wardayati
Editor : Yoyok Prima Maulana