Advertorial
Intisari-Online.com - Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (Badminton Association of Malaysia/BAM) mengkonfirmasi bahwa pemain terbaik mereka, Lee Chong Wei, terkena kanker stadium awal.
Lee merupakan salah satu atlet badminton unggulan Malaysia dan saat ini dia juga berada di peringkat 4 dunia untuk kelas Tunggal Putra versi BWF Badminton.
BAM tidak menyebut secara detil jenis kanker yang diderita Chong Wei.
Tetapi sejumlah media meyakini peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 itu menderita kanker hidung.
Baca Juga : (Breaking News) Lee Chong Wei, Atlet Badminton Legendaris Malaysia Terserang Kanker Hidung
"Menanggapi laporan terbaru tentang Lee Chong Wei, BAM menegaskan bahwa sang pemain telah didiagnosis dengan kanker stadium awal," kata Presiden BAM Datuk Seri Norza Zakaria dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu (22/9/2018), dilansir BolaSport.com dari NST.
Norza Zakaria menjeaskan bahwa saat ini Chong Wei masih berada di Taiwan untuk melakukan pengobatan.
"Dia beristirahat dan memulihkan diri di antara keluarga dan teman dekat," ujar Norza Zakaria.
Baca Juga : Periksa Tangan Anda Apakah Memiliki Tanda X yang Langka Ini? Inilah Arti Tanda Tersebut
Kalau benar Lee Chong Wei menderita kanker hidung, itu adalah penyakit yang cukup mematikan.
Kanker hidung, atau biasa juga disebut kanker nasofaring adalah tipe kanker yang jarang diketahui karena letaknya yang tersembunyi.
Berikut ini beberapa gejala kanker hidung atau kanker nasofaring:
1.Pendarahan Pada Hidung (Epistaksis)
Epistaksis adalah salah satu gejala awal kanker nasofaring, mayoritas merupakan pendarahan hidung unilateral atau cairan berdarah dan air mata yang disertai darah.
Tidak sedikit pasien yang mengira itu merupakan sinusistis.
2. Hidung Tersumbat
Hidung tersumbat adalah gejala awal kanker nasofaring lainnya, obstruksi hidung sebagian besar bersifat unilateral.
Ketika ukuran tumor masih kecil, hidung tersumbat secara ringan, namun ketika tumor membesar, akan terjadi penyumbatan yang lebih parah.
3. Tinnitus, Gangguan Pendengaran
Tinnitus, telinga terasa tertutup juga merupakan salah satu gejala awal kanker nasofaring.
Gejala ini disebabkan karena penyumbatan mulut nasofaring. Hilangnya pendengaran juga bisa merupakan serangan kanker nasofaring ke saraf pendengaran.
Tinnitus dan gangguan pendengaran sering disalahartikan sebagai otitis media, sehingga pengobatan tertunda.
Baca Juga : Mat Solar Terserang Stroke, Cegukan Bisa Jadi Pertanda Gejala Stroke
4. Sakit Kepala
70% pasien kanker nasofaring memiliki gejala awal sakit kepala.
Namun, gejala sakit kepala yang disebabkan kanker nasofaring biasanya berupa migrain berselang, gejala ini bisa menjadi gejala yang pertama atau satu-satunya gejala dari penyakit ini.
Sebagian besar sakit kepala akibat kanker nasofaring menyerang dasar otak, saraf dan pembuluh darah.
Baca Juga : Minum Air Infus Peterseli 2 Gelas Sehari, Ginjal pun akan Terselamatkan dari Beberapa Penyakit
5. Massa Di Leher
Metastasis kanker nasofaring tidak terlalu banyak, namun meningkat dengan cepat, tidak ada rasa nyeri atau pergerakan yang jelas.
6. Gejala Saraf Cranial
Mati rasa pada wajah, diplopia, penglihatan kabur, kelopak mata ptosis, menderita strabismus, muncul hypoesthesia di tenggorokan, kelumpuhan tekak, kesulitan menelan, suara serak, lidah cenderung miring dan gejala lainnya.
Pendiagnosaan dan pengobatan sejak dini adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan efektivitas pengobatan.
Para Ahli St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou menghimbau, jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segeralah melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.
Penelitian dari berbagai instansi kesehatan menunjukkan bahwa kesempatan hidup pasien kanker nasofaring dari muncul gejala awal sampai meninggal dunia paling cepat adalah 3 bulan dan paling lama 69 bulan.
Baca Juga : Seperti Inilah Potret Memilukan Kehidupan Penjara di Israel yang Hanya Dihuni Perempuan