Intisari-Online.com -Menjadi runner up di AFF Cup 2016 telah mendongkrak peringkat Indonesia di rangking FIFA. Indonesia, bersama Kuwait, menempati peringkat 171 dengan 120 poin.
Bagaimana cara menghitung peringkat FIFA?
Dilansir dari Fifa.com, secara umum rumus menghitung peringkat FIFA adalah:
P = M x I x T x CPenjabarannya begini:P = poin
M = hasil pertandingan
I = pentingnya pertandingan
T = kekuatan lawan
C = kekuatan federasi
Hasil pertandingan (M)
Poin 3 jika menang, 1 untuk seri, 0 untuk kalah. Jika pertandingan harus diakhiri dengan adu tendangan pinalti, 2 jika menang, 1 jika seri.
Pentingnya pertandingan (I)
Pertandingan persahabatan: I = 1.0Kekuatan lawan (T)Kualifikasi FIFA World Cup atau kualifikasi kompetisi konfederasi : I = 2.5
Putaran final kompetisi konfederasi atau FIFA Konfederasi : I = 3.0
Putaran final FIFA World Cup: I = 4.0
Cara menghitung kekuatan lawan ini menggunakan rumus: 200 – peringkat tim lawan. Misalnya Indonesi akan melawan Qatar. Jika menang, Indonesia akan mendapatkan poin 113 (200 – 87 (peringkat Qatar)). Semakin tinggi peringkat tim yang dikalahkan, maka poin yang didapat semakin besar.
Pengecualian untuk tim peringkat 150 ke bawah, maka nilainya adalah 50.
Kekuatan konfederasi (C)
Kekuatan konfederasi, seperti dilansir dari Panditfootball.com:
CONMEBOL (Amerika Selatan) : 1.00Untuk penghitungan akhir, nilai-nilai dari tiap-tiap komponen itu akan dikalikan lalu diambil rata-ratanya selama 12 bulan. Selain itu, hasil pertandingan selama empat tahun (48 bulan) juga akan menjadi pertimbangan cukup penting.UEFA (Eropa) : 0.99
AFC, CAF, OFC, CONCACAF : 0.5