Intisari-Online.com - Kelahiran bayi prematur merisaukan para ibu. Banyak masalah yang muncul seperti kesehatan bayi serta risiko lainnya. Namun apa saja faktor kelahiran prematur? Dokter spesialis anak, Esther H Situmeang mengatakan banyak faktor yang menyebabkan bayi lahir prematur. Faktor terbesar ternyata berasal dari sang ibu itu sendiri.Kesehatan ibuMisalnya, ibu mengalami preeklamsi yaitu hipertensi pada kehamilan, dan eklamsi atau kehamilan disertai kejang dan hipertensi berat. Ibu hamil yang menderita penyakit diabetes juga berpotensi melahirkan bayi prematur. Tak hanya itu, adanya masalah kesehatan pada alat reproduksi juga berisiko melahirkan bayi prematur.
Kondisi janinFaktor lain yaitu karena kondisi janin. Diantaranya, pertumbuhan janin terhambat, infeksi dalam kandungan, dan simpul tali pusat yang bisa menghambat pertumbuhan bayi. Janin pun harus diberi gizi yang cukup agar tak lahir prematur. Dalam hal ini, para ibu harus rajin kontrol ke dokter kandungan.
Kebiasaan merokokApa saja faktor kelahiran prematur? Kelahiran bayi prematur juga bisa disebabkan oleh gaya hidup si ibu yang tidak sehat seperti merokok, minum-minuman keras, dan konsumsi obat terlarang. Ibu yang tidak merokok juga sebaiknya menghindar jadi perokok pasif atau menghisap asap rokok dari perokok. Sebab, zat nikotin pada rokok bisa mengurangi oksigen yang diterima bayi dan membuat pertumbuhan terhambat.
Kondisi psikologiKondisi psikologi ibu hamil juga bisa mempengaruhi. Jika sering merasa cemas, stres, hingga depresi, calon ibu juga berisiko melahirkan bayi prematur.
Riwayat kehamilanSelain itu, riwayat kehamilan pada sang ibu juga bisa menyebabkan bayi lahir prematur. Misalnya, pernah melahirkan bayi prematur sebelumnya, pernah keguguran, dan melakukan aborsi.
Apa saja faktor kelahiran prematur di atas bisa membuat calon ibu lebih mempersiapkan kelahiran anaknya. (Kompas)