Find Us On Social Media :

Setelah Kematian Datang, Ternyata Manusia Masih Bisa Mengetahui Bahwa Dirinya Mati, Begini Penjelasannya

By Afif Khoirul M, Senin, 28 Oktober 2019 | 16:00 WIB

Ilustrasi - orang mati.

Intisari-Online.com - Secara medis kematian adalah sebuah fenomena di mana tubuh akan kehilangan kesadaran sepenuhnya.

Sedangkan dalam pandangan Agama, kematian adalah sebuah bentuk terlepasnya roh dari tubuh manusia yang artinya, roh akan menuju kehidupan baru.

Meski demikian, fenomena kematian masih sulit dipecahkan oleh para ilmuwan, mengapa fenomena ini bisa terjadi.

Namun, sekelumit hal yang didapatkan dalam penelitian tentang kematian, ternyata setelah manusia mati, dia sepenuhnya sadar bahwa dirinya mati.

Baca Juga: Kisah di Balik Sepatu Bung Karno yang Bolong dan Aksi 'Pamer' Jari Kaki di Depan Dua Artis Senior Papan Atas

Menurut The Sun studi baru menunjukkan bahwa kesadaran Anda ternyata berfungsi, setelah jantung berhenti berdetak dan tubuh berhenti bergerak.

Pada dasarnya, otak masih berfungsi dalam waktu yang singkat.

Dalam sebuah kasus orang-orang yang selamat dari maut, mereka mengaku sadar dengan kejadian di sekelilingnya ketika mereka mati.

Lebih mengejutkannya, lagi ada bukti bahwa almarhum bahkan mungkin mendengar mereka dinyatakan meninggal oleh dokter.

Dr Sam Parnia yang mempelajari kesadaran setelah kematian memeriksa kasus henti jantung di Eropa dan AS.

Mengatakan bahwa orang-orang pada fase pertama kematian mungkin masih mengalami beberapa kesadaran.

Parnia mengatakan bahwa orang-orang yang selamat dari henti jantung secara akurat menyadari yang terjadi di sekitarnya.

Dia mengatakan, "Mereka akan digambarkan bisa menonton dokter dan perawat bekerja, mereka juga mendengar percakapan orang-orang sekitar."

Baca Juga: Video Ini Ungkap Isi Kamp Darurat Saat Pemimpin Isis Abu Bakar al-Baghdadi Dikepung dan Akhirnya Tewas

Menurutnya, selama ini kematian selalu didasarkan pada saat jantung pasien berhenti.

"Secara teknis begitulah cara kami mendapatkan waktu kematian," katanya.

Studi Dr Parnia meneliti apa yang terjadi pada otak setelah seseorang mengalami gagal jantung, ternyata mereka masih memiliki kesadaran.

Itu bisa digunakan untuk meningkatkan resusitasi dan mencegah cedera otak saat memulai kembali jantung.

Dengan kata lain, pasien yang telah berhenti jantungnya mungkin masih bisa diselamatkan dengan mencegah cedera otak.

Baca Juga: Bayi Kartika Putri Terkena Penyakit Kuning, Apa Penyebab Penyakit Kuning pada Bayi Baru Lahir Ini dan Bisakah Dicegah?