Mengharukan, Dua Bocah Ini Membuat Video Agar Bisa Menemukan Pendonor Ginjal Untuk Ibunya

  • Kamis, 27 April 2017 11:30 WIB

Tobias dan Bailey berharap ada orang yang bisa membantu mereka | cbslocalcom

Intisari-Online.com – Dalam sebuah postingan yang diunggah di Facebook, kedua bocah asal Pennsylvania, AS, meminta orang-orang untuk menyebarkan pesan mereka. Yakni, tentang ibu mereka, Diana Zippay, yang memiliki penyakit genetis bernama sindrom Alport.

Zippay mengatakan, ia hanya memiliki waktu beberapa bulan untuk hidup jika tidak segera melakukan transplantasi ginjal. Zippay sulit menemukan pendonor yang pas karena anggota keluarganya pun banyak yang menderita penyakit langka ini.

(Baca juga: Mengharukan, Ibu Ini Rela Mengorbankan Nyawanya Agar Bayi Laki-Lakinya Lahir Selamat)

“Saya berjuang di setiap hari kehidupan saya. Selama dua tahun, saya seperti ‘menikah’ dengan mesin-mesin ini,” kata Zippay yang sedang menjalani dialisis.

Untuk membantu menyelamatkan hidup ibunya, kedua anak Zippay membuat video tentang bagaimana agar orang-orang bisa ikut terlibat. Dalam video tersebut, Tobias (4) dan Bailey (8), meminta bantuan sepenuh hati.

(Baca juga: Sudah Mendapatkan Donor Ginjal Dari Suaminya, Wanita Ini Akhirnya Meninggal Dunia)

“Tolong bantu kami menyebarkan pesan ini. Ibu kita sangat memerlukan ginjal!”, begitu isi videonya.

Video mengharukan ini telah dilihat sebanyak 26 ribu kali dan banyak di-share di Facebook. Di post yang berbeda, ibu berusia 37 tahun tersebut juga meminta hal yang sama seperti anaknya.

(Baca juga: Kisah Pilu Abah Tarsa, Pemulung Berleher Bengkok Yang Tinggal Sendirian Di Gubuk Sempit)

“Saya bukan pahlawan, bukan juga seorang selebriti. Saya adalah seorang ibu, sama seperti beberapa dari kalian. Yang saya inginkan adalah mengurus anak-anak dan suami saya hingga nanti,” papar Zippay.

Ia berharap, dengan adanya video itu, banyak orang yang akan mendapatkan pesannyadan akhirnya berhasil menmukan ginjal yang cocok. “Saya berdoa dengan sangat kuat ini semua segera berakhir,” tambahnya.

 

Reporter : Lintang Bestari
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×