Find Us On Social Media :

Anak Campak Enggak Boleh Mandi Itu Mitos! Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

By Intisari Online, Rabu, 11 Juli 2018 | 09:30 WIB

Suhu tubuh penderita  naik sampai 40oC. Setelah lima hari, suhu tubuh turun dan timbul bercak-bercak, dimulai dari belakang telinga lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Bercak-bercak merah itu berangsur-angsur berkurang dan menghilang setelah lima hari.

Perjalanan penyakit campak ini dapat lebih ringan (suhu tubuh tidak begitu tinggi dan bercak-bercak merah tidak merata), jika pasien mempunyai kekebalan tubuh yang baik.

Tak hanya lalai soal makanan, si ibu juga terjebak pada pandangan dan pemahaman masyarakat yang menyesatkan.

Yaitu bahwa pasien campak tidak boleh mandi dan tidak boleh kena angin.

Konon, jika mandi atau kena angin, campak tidak akan keluar alias masuk lagi.

Aneh juga, campak kok disamakan dengan binatang peliharaan, yang bisa keluar-masuk kandang.  Padahal, kalau bercak merah tidak keluar lagi, ya berarti bukan campak (bukan campaknya tidak keluar atau masuk lagi).

Salah kaprah itu membuat pasien dikurung dalam ruangan pengap dan lubang angin ditutup.

Perlakuan yang justru berperan besar menyebabkan komplikasi paru-paru basah, yang dapat menyebabkan kematian.

Pasien menjadi tambah lemah, karena kekurangan oksigen dan cairan tubuh, sehingga terjadi paru-paru basah.

Untuk menghindarinya, kalau tidak ada AC, ventilasi udara harus baik. Lebih baik lagi jika pasien dibawa ke udara terbuka yang segar.

Hal terakhir yang harus diingat, penyakit campak tidak ada obatnya.

Obat-obat laris yang banyak beredar di masyarakat, yang selama ini dikenal ampuh sebagai "pengeluar" campak, sebenarnya tidak bisa dibuktikan khasiatnya.

Campak akan sembuh sendiri. Kekebalan tubuhlah yang dapat menaklukkannya. Penyakit ini hanya dapat dicegah dengan vaksinasi, dimulai pada usia sembilan bulan, dan diulang lagi di usia 15 bulan.

Vaksinasi itu biasanya digabung dengan vaksinasi untuk penyakit mumps (gondongan) dan rubella (campak jerman), yaitu berupa suntikan MMR (measles, mumps, rubella). MMR sebaiknya diulang sebelum berumur 12 tahun.

Ah, kalau saja si ibu tahu semua fakta ini sejak awal ....