Advertorial

PM Italia Umumkan Keadaan Darurat Selama Setahun ke Depan Pasca Ambruknya Jembatan Morandi

Adrie Saputra
Adrie Saputra
Mentari DP

Tim Redaksi

Pemberlakuan status tersebut terjadi pasca-insiden ambruknya Ponte (jembatan) Morandi di Genoa, Selasa (14/8/2018), dan menewaskan 39 orang.
Pemberlakuan status tersebut terjadi pasca-insiden ambruknya Ponte (jembatan) Morandi di Genoa, Selasa (14/8/2018), dan menewaskan 39 orang.

Intisari-Online.com - Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengumumkan keadaan darurat selama setahun ke depan.

Pemberlakuan status tersebut terjadi pasca-insiden ambruknya Ponte (jembatan) Morandi di Genoa, Selasa (14/8/2018), dan menewaskan 39 orang.

Diwartakan BBC dan Sky News pada Rabu (15/8/2018), Conte mengatakan pemberlakuan status itu datang dari permintaan Gubernur Liguria, Giovani Toti.

Dalam sidang kabinet di Genoa, Conte mengumumkan menyepakati permintaan tersebut.

Baca juga:‘Kok Tega Sekali Dia Bunuh Anak Saya? Kenapa Tidak Manusiawi Sekali, Kasihan Anakku..’

Dia juga berkata menyiapkan dana 5 juta Euro (Rp83 miliar). Nantinya, dana tersebut bakal dipakai untuk keadaan darurat.

Selain itu, Conte berujar bakal dilaksanakan hari berkabung nasional.

"Tragedi yang terjadi di masyarakat modern ini sangatlah tak bisa diterima. Pemerintahan ini bakal memastikan tragedi yang sama tak akan terulang," tegas Conte.

10.000 anggota tim penyelamat, termasuk di dalamnya 400 pemadam kebakaran, bekerja untuk melakukan evakuasi di sekitar Morandi.

Baca juga:Mencuci Lebih Jarang Ternyata Bisa Ikut selamatkan Bumi, Ini 9 Hal Lainnya

Khawatir bahwa struktur jembatan yang lain bakal runtuh, pemerintah memutuskan untuk mejauhkan 630 warga yang hidup di sekitar Morandi.

Jaksa Genoa, Francesco Cozzi menyatakan, dia tidak memercayai jika jembatan ambruk tersebut merupakan sekadar kecelakaan.

Saat ini, fokus kejaksaan adalah melihat apakah terdapat kecatatan dalam desain maupun perawatan yang tidak memadai.

"Saya tidak tahu apakah bakal ada yang bertanggung jawab dalam peristiwa ini. Yang jelas, untuk sekarang saya yakin ini bukan kecelakaan," terang Cozzi.

Sebelumnya, Conte menyatakan bakal mencabut kontrak Autostrade per l'Italia, perusahaan yang bertanggung jawab atas perawatan jembatan dan jalan tol di Morandi.

Autostrade berkilah bahwa mereka sudah melakukan pengecekan dan perawatan setiap tiga bulan menggunakan teknik khusus.

Namun, Autostrade mengaku bahwa struktur jembatan yang dibangun pada 1960-an tersebut sempat mengalami degradasi di 2011 karena banyaknya kendaraan.

Sebelumnya, jembatan kabel yang dinamai berdasarkan penciptanya, Riccardo Morandi, itu ambruk setelah sebelumnya Genoa diguyur hujan deras.

Harian Italia Corriere Della Sera mengulas, kasus Morandi merupakan insiden jembatan ambruk kelima yang menimpa Italia dalam lima tahun terakhir.

Wakil Perdana Menteri Matteo Salvini menyalahkan Uni Eropa (UE) karena membatasi anggaran pengeluaran mereka.

Artikel ini telah tayang diKompas.comdengan judul "Insiden Jembatan Ambruk, Italia Umumkan Keadaan Darurat"

Baca juga:Sebelum Runtuh dan Tewaskan 38 Orang, Begini Kondisi Jembatan Morandi di Italia

Artikel Terkait