Lebih Sehat Jika Tinggal di Pantai

Ade Sulaeman

Editor

Lebih Sehat Jika Tinggal di Pantai
Lebih Sehat Jika Tinggal di Pantai

Intisari-Online.com - Selain faktor makanan, gaya hidup, atau keturunan, ada faktor lain yang mungkin mempengaruhi kesehatan, yaitu tempat tinggal. Suatu penelitian menunjukkan bahwa mereka yang tinggal di dekat pantai memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik dibandingkan mereka yang tinggal jauh dari pantai. Hasil dari penelitian yang dilakukan terhadap 48 juta penduduk Inggris ini juga telah melibatkan faktor usia, jenis kelamin, status sosial-ekonomi atau lokasi tempat tinggal (apakah berada di dekat taman atau ruang terbuka hijau lainnya).

Perbedaan antara mereka yang tinggal kurang dari setengah mil (sekitar 0,8 km) dari pantai dengan mereka yang tinggal lebih dari 30 mil (sekitar 48 km) memang hanya sebesar 1 persen. Namun, menurut Ben Wheeler dari Peninsula College of Medicine and Dentistry di Inggris, perbedaan kecil tersebut dapat memberikan dampak yang substansial bagi kesehatan masyarakat bila terjadi pada seluruh populasi.

Temuan ini sendiri sebenarnya dapat dikaitkan dengan kemampuan lingkungan pantai untuk mengurangi stres. Seperti temuan dari penelitian lain menunjukkan bahwa mereka yang melakukan perjalanan ke pantai cenderung mengalami perasaan yang lebih tenang dan santai dibandingkan mereka yang berjalan-jalan ke taman kota atau lokasi lain di pinggiran kota.

Sayangnya, penelitian ini hanya menemukan asosiasi bukan suatu hubungan sebab-akibat sehingga tidak dapat menjelaskan faktor lainnya seperti kemampuan ekonomi. Contohnya mereka yang lebih kaya, dan biasanya juga lebih sehat, cenderung memiliki peluang untuk tinggal di mana pun mereka mau, termasuk di dekat pantai. Kelemahan lain dari penelitian ini adalah cakupannya yang “kecil” karena hanya berlangsung di Inggris, jadi belum dapat dibandingkan dengan populasi negara lain.

Namun, sebenarnya, kelemahan-kelemahan tersebut justru dapat dijadikan acuan untuk penelitian berikutnya. Melalui penelitian yang mencakup populasi lain dan dicarinya hubungan sebab-akibat, maka dapat diperoleh temuan faktor-faktor apa saja, yang ada di pantai, yang mampu mempengaruhi kesehatan secara positif. Apabila ini telah ditemukan, bukan hal yang mustahil untuk menerapkan faktor-faktor tersebut di lingkungan lain, termasuk dengan membuat lingkungan maya.

Kira-kira, apakah lingkungan pantai di Indonesia, seperti di Jakarta dapat menunjukkan temuan yang sama? (MyHealthNewsDaily)