Advertorial

Setelah 6 Tahun Menikah dan Memiliki Seorang Putri, Wanita Ini Baru Tahu Suaminya Seorang Gay. Begini Saran Psikolog untuknya

Masrurroh Ummu Kulsum

Editor

Ceriita menyedihkan dibagikan seorang wanita di India, setelah 6 tahun kehidupan rumah tangganya adem ayem, sebuah pesan dari kekasih pria suaminya mengubah segalanya.
Ceriita menyedihkan dibagikan seorang wanita di India, setelah 6 tahun kehidupan rumah tangganya adem ayem, sebuah pesan dari kekasih pria suaminya mengubah segalanya.

Intisari-online.com - Pernikahan sejatinya adalah ikatan dua orang manusia yang saling mencintai.

Normalnya, indahnya pernikahan juga antara laki-laki dan perempuan.

Indahnya pernikahan yang dijalani seorang wanita yang tidak mau disebutkan namanya bersama suaminya ini sedikit terusik.

Bercerita kepada Times of Indiapada November 2017 lalu, wanita tersebut telah menjalani pernikahan selama 6 tahun dengan suaminya.

Mereka juga telah dikaruniai seorang putri berusia 4 tahun.

BACA JUGA:Segera Buang 9 Benda di Kamar Mandi Ini Jika Sudah Kedaluwarsa, Bahaya Jika Sampai Digunakan

Kehidupan seks mereka juga normal, hanya saja sang suami memang tidak pernah melakukan hal romantis padanya.

Sampai suatu hari ia membaca pesan tak senonoh di HP suaminya, pesan tersebut dari seorang pria.

Setelah itu, sang suami akhirnya mengakui bahwa itu adalah pesan yang dikirim oleh kekasihnya.

Mengetahui suaminya seorang gay, wanita tersebut sangat terguncang, ia tidak tahu harus bagaimana menghadapi situasi tersebut.

Zankhana Joshi Psikolog Konseling berbasis di Mumbai mencoba memberikan sarannya.

BACA JUGA:Aneh, Ibu Ini Ngidam Makan 10 Batang Kapur Tulis Setiap Hari Saat Hamil, Bagaimana Kondisi Anaknya?

Mengetahui suami adalah gay memang sangat mengejutkan, apalagi dia juga memiliki hubungan seks yang baik dengannya.

Psikolog menyarankan agar ia dengan suaminya pergi berkonsultasi untuk melihat apakah suaminya memiliki orientasi biseksual.

Wanita tersebut juga harus siap menghadapi kenyataan, ia akan merasakan gejolak emosi yang mendalam, rasa dendam, ketakutan, kejutan, keputusasaan, tolakan, kesakitan dan kemarahan.

Hal terbaik yang dilakukan adalah tidak mengisolasi diri, keputusan mereka pasti juga akan mempengaruhi seluruh keluarga.

"Tentukan apakah Anda berdua bisa hidup bersama atau tidak dan sampai tingkat mana Anda bersedia memaafkannya." pesan Joshi.

Jika ia bersedia memaafkan dan melanjutkan pernikahan, harus ada kejelasan dan batasan dalam hubungan mereka.

Meskipun trauma mungkin dialami sang istri, perlu diingat itu terjadi bukan karena kesalahan istrinya.

BACA JUGA:Haru! Seorang Ayah Rela Korbankan Nyawa Demi Selamatkan Anaknya dari Kebakaran

Artikel Terkait