Find Us On Social Media :

Demi Lolos Dari Hukuman, Raja Kokain Pablo Escobar Tawarkan Uangnya Untuk Melunasi Utang Negara Rp296 T

By Afif Khoirul M, Sabtu, 15 September 2018 | 11:45 WIB

Pablo Escobar dan uang Bergepok-gepok

Intisari-online.com - Jika mendengar nama Pablo Escobar rasanya selalu identik dengan uangnya yang bejibun.

Siapa sangka salah satu orang terkayaa dunia pada tahun 90-an ini adalah salah satu kriminal paling berbahaya di dunia.

Pablo Escobar adalah pemimpin kertel Medelin, komplotan pengedar narkoba paling terkemuka pada masanya.

Diketahui ia bertanggung jawab atas peredaran 80% obat terlarang tersebut ke seluruh dunia termasuk Amerika.

Baca Juga : Pendidikan di Indonesia Makin Mahal, 5 Negara Ini Tawarkan Kuliah Gratis Bagi Siswa Internasional, Tertarik?

Meski ia disebut sebagai seorang kriminal kelas kakap, Escobar selalu berhasil meloloskan diri dari upaya hukum yang menjeratnya.

Hal itu tak lain dengan menggunakan kekuatan finasialnya yang tak terbatas, bahkan suatu ketika ia pernah menawarkan uangnya untuk melunasi hutang negara.

Kisahnya bermula ketika tahun 1989, seperti biasa ia menjalankan politiknya yang disebut Plata o plomo yang berarti, perak atau peluru.

Hal itu mengacu pada pemahaman suap atau mati, jadi ia akan menyuap orang untuk membuatnya tetap aman.

Baca Juga : Dituduh Alami Bulimia dan Anoreksia, Ternyata Istri Jeremy Thomas Bertubuh Kurus Karena Konsumsi Makanan Ini

Namun, sebaliknya korban tidak mau menerima suap maka ia akan membunuhnya hal itulah yang dilakukan Escobar untuk membuatnya tetap aman.

Suatu ketika pada tahun 1989, ada seseorang yang tidak mau menerima suapnya, sebagai pembalasannya ia mengincar orang tersebut untuk dibunuh.

Namun, caranya sungguh brutal, di mana Escobar dalam upaca pembunuhannya ia menaruh bom pada pesawat yang ditumpangi korban.

Akibatnya, lebih dari 100 orang yang ada di dalam kapal tersebut tewas dalam hal ini Escobar menempatkan dirinya dalam ancaman besar dari pemerintah Amerika.

Baca Juga : Jonatan Christie Jadi Satu-satunya Pria Indonesia dalam Daftar 100 Pria Paling Tampan di Dunia, Setuju?

Dalam upaya penangkapan terhadap Escobar, Pemerintah Amerika menempatkannya sebagai target utama sebagi boronan Internasional.

Dalam upaya melindungi diri dari ekstradisi yang dilakukan Amerika, Pablo menawarkan sejumlah uangnya untuk melunasi utang Kolombia sebagai penawaran.

Jumlahnya pun tak main-main pada waktu itu utang Kolombia mencapai USD 20 Milliar (setara Rp296 Triliun), namun penawaran tersebut ditolak mentah-mentah.

Namun, Escobar tak kehilangan akal, dalam upaya tetap bebas ia menyerahkan diri untuk di tangkap, namun sebagai gantinya ia meminta untuk dipenjara yang dibangunnya sendiri.

Baca Juga : Kenapa Pria Menekuk Lutut Saat Melamar? Ini Kisah Ikhwal Mulanya

Penjara tersebut terkenal dengan nama La Catredral, yang anehnya di dalam penjara tersebut banyak hiburan termasuk klub malam dan spa.