Penulis
Intisari-Online.com – Travel + Leisure baru saja merilis Annual’s Best Awards tahunannya, yang mengumpulkan ribuan pembaca untuk membuat daftar hotel, kepulauan, penerbangan, dan destinasi terbaik tahun ini.
Pada kategori kota terbaik di dunia, dari tahun 2015 dan 2016, pelancong memilih Kyoto, Jepang sebagai pemenangnya.
Hanya saja pada tahun 2017 ini, posisi Kyoto turun ke posisi kedua di bawah Chiang Mai, Thailand.
Namun walau begitu, keindahan Kyoto, ibukota kekaisaran Jepang selama lebih dari 1.000 tahun, tetaplah luar biasa.
(Baca juga:Ni Nengah Widiasih: Kalau Gagal, Ya, Coba Lagi! Kalau Jatuh, Ya, Bangun Lagi!)
Inilah foto-foto yang menunjukkan mengapa Kyoto layak dinobatkan sebagai salah satu kota terbaik di dunia dilansir dari businessinsider.com.
Kyoto adalah rumah Situs Warisan Dunia UNESCO, seperti kuil Buddha Byodo-in dan Arashiyama Bamboo Grove (hutan yang indah dan padat).
Kota ini juga terkenal dengan kuil-kuil yang indah dan menakjubkan.
Salah satunya adalah Kinkaku-ji abad ke-14 (Paviliun Emas), yang memiliki atap emas mengkilap yang tercermin indah di kolam.
Selain kuil, Kyoto juga terkenal dengan pasar tradisional yang terbaik.
Seperti Pasar Nishiki, yang juga dikenal sebagai Kyoto’s Kitchen. Pasar ini sudah berusia 400 tahun yang mencakup lima blok dengan lebih dari 100 toko dan restoran.
Tempat ini adalah surga makanan.
(Baca juga:(Video) Mengintip Kesibukan Oshiya, Petugas 'Penjejal' Penumpang Kereta Api di Jepang)
Anda pasti tahu bahwa Jepang terkenal dengan bunga sakuranya dan Kyoto dipenuhi dengan pohon-pohon bunga sakura.
Pada musim semi di Taman Maruyama ini akan ada Festival Hanami, di mana kita bisa melihat lebih dekat dedaunan musim gugur sampai naik perahu menyusuri sungai Oi.
Tidak hanya itu, dari Kyoto, kita juga bisa melihat pemandangan Gunung Fuji saat mengendarai Shinkansen (kereta peluru dengan kecepatan 200 mph).
(Baca juga:Menikmati Keindahan Fushimi Inari, Kuil Seribu Gerbang di Kyoto)
Hal yang lain yang membuat Kyoto sepsial adalah ia termasuk kota besar namun memiliki nuansa kota kecil.
Mereka tetap mempertahankan tradisi dan arsitekturnya. Seperti rumah dan bangunan bergaya kekaisaran kuno Kyoto.
Tapi ada juga kawasan perbelanjaan Shijo-Dori yang modern.