Find Us On Social Media :

Dokter Aznan Lelo, 'Dokter Ikhlas' yang Tak Pernah Sekalipun Pasang Tarif untuk Para Pasiennya

By Ade Sulaeman, Selasa, 24 Oktober 2017 | 13:30 WIB

Intisari-Online.com - Sebuah bangunan tua di kawasan Jln. Puri Medan, Kelurahan Komat, Kecamatan Medan Area, Medan, Sumatera Utara, kerap didatangi orang-orang yang mengendarai becak, sepeda motor, hingga mobil.

Mereka adalah pasien seorang dokter yang akrab disapa Buya.

Nama lengkap sang dokter dengan deretan gelarnya adalah Prof. Dr. Aznan Lelo Ph.D, Sp.FK.

Di kediamannya itu, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) ini membuka praktik tanpa memasang papan nama.

(Baca juga: Patut Ditiru, Dokter Gigi Ini Luncurkan Program Membeli Kembali Permen Halloween dari Anak-anak)

Kepada pasiennya dia tidak memasang tarif. Pasien membayar jasa konsultasi dan obat racikannya sesuka hati.

Resepnya untuk obat apotek pun terjangkau. Cukup fenomenal, kontras dengan umumnya dokter, apalagi di kota-kota besar.

Biasanya praktik buka pukul 17.00 WIB. Ada pasien yang datang dan mendaftar sejak siang kemudian pergi, banyak pula yang datang langsung mendaftar dan menunggu giliran.

Ruang tunggu yang juga bagian dari garasi itu kadang dipenuhi pasien, sesuai giliran mereka masuk ke ruang praktik berukuran minimalis.

(Baca juga: Kalau Berani Silakan Dilihat, Inilah Penampakan Paru-Paru Seorang Perokok Yang Dibagikan Dokter Bedah Mayat)

(Baca juga: Ketika Dokter Menjual Obat demi Keuntungan Pribadi)

Di meja registrasi di ujung garasi itu disediakan amplop-amplop putih bergaris tepi biru-merah.