Tak Hanya untuk Berhubungan Intim, di Kuba Kondom Punya Banyak Fungsi

Afif Khoirul M Selasa, 11 September 2018 | 20:30 WIB
Kondom dengan berbagai warna dapat digunakan sebagai hiasan. (TethysImagingLLC/Getty Images/iStockphoto)

Hal ini terjadi karena negara tersebut memang memfokuskan perhatiannya pada kesehatan seksual, sehingga harga kondom yang dijual dapat dijangkau oleh warga Kuba.

Sebagai info, satu kotak berisi tiga kondom hanya dijual sebesar 1 peso Kuba (sekitar US$4 atau Rp59 ribu).

Bentuknya yang kuat dan lentur membuat warga Kuba mengalihfungsikan kondom yang sejatinya adalah alat kontrasepsi dan pencegahan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual.

Baca Juga : Jangan Cuci dan Pakai Lagi Kondom Bekas, Ini Bahayanya untuk Anda dan Pasangan

“Kami tidak mungkin membiarkan pelanggan kami kesal karena kami tidak dapat melakukan sesuatu.

Karena kami tidak memiliki banyak peralatan, maka kami mencari alternatif,” kata Sandra Hernandez, seorang penata rambut di Havana Hairdressers yang menggunakan kondom sebagai ikat rambut, seperti dilansir dari VOA Indonesia pada Senin (10/9).

Selain dijadikan sebagai ikat rambut, kondom juga beralih fungsi menjadi balon perayaan ulang tahun anak, ataupun hiasan-hiasan dalam sebuah acara.

Di sepanjang pantai, kondom diubah menjadi pelampung pancing. Hal ini dimungkinkan karena para nelayan takut apabila kapal emigrasi ilegal membawa umpan semakin jauh. 

Baca Juga : Ditugaskan Merebut Irian Barat, Personel Kopaska Tidak Hanya Dibekali Senjata Tapi Juga Kondom, Untuk Apa?

Tidak hanya itu, kondom juga digunakan sebagai penutup botol anggur.

Dengan menggunakan kondom, proses fermentasi dapat diketahui dengan mudah.

Karena ketika kondom menggembung dan kemudian kembali pada bentuk semula, maka proses fermentasi telah selesai. (Nesa Alicia/National Geographic Indonesia)

Artikel ini pernah tayang di National Geographic Indonesia dengan Judul "Wajah Lain Kondom di Kuba, Ikat Rambut Hingga Penutup Botol Anggur."

Source : national geographic indonesia
Penulis : Afif Khoirul M
Editor : Moh. Habib Asyhad