Sumbang Emas di SEA Games 2017, Atlet Ini Malah ‘Dongkol’ dengan Kemenpora Sampai Berujar ‘Bagaimana (Indonesia) Mau Maju?’

  • Kamis, 31 Agustus 2017 17:15 WIB

Atlet putri Indonesia Eki Febri Ekawati menggigit medali emas nomor tolak peluru putri SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (25/8/2017) malam. | ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN

Intisari-Online.com – Klasemen akhir perolehan medali SEA Games 2017 sudah beredar.

Indonesia harus pasrah kembali berada di posisi kelima, seperti pada gelaran tahun 2015.

Banyak yang menganggap buruknya raihan tim Indonesia tak lepas dari manajeman olahraga yang buruk.

Salah satu buktinya bisa terlihat pada kasus yang menimpa Eki Febri Ekawati.

Atlet peraih medali emas di cabang tolak peluru tersebut mengeluhkan buruknya birokrasi dan sistem olahraga di Indonesia.

Melalui akun Instagramnya @ekifebrie, dia mengaku belum menerima uang akomodasi berupa uang makan dan uang penginapan sejak Januari 2017.

Dengan kata lain, Eki yang sudah banjir keringat saat latihan maupun di medan laga masih belum memperoleh haknya selama delapan bulan.

"Saya atlet peraih emas SEA Games 2017. Uang akomodasi (makan, penginapan, dll) belum juga dibayar dari bulan Januari-Agustus. Padahal, SEA Games sudah hampir selesai," tulis Eki.

"Bagaimana mau maju? Birokrasi dan sistem olahraga di Indonesia yang ribet? Pemerintah juga harus introspeksi terkait penyebab kenapa Indonesia tidak maksimal di SEA Games sekarang," tulisnya lagi.

Reporter : Ade Sulaeman
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×