Find Us On Social Media :

Pelari Maybank Bali Marathon 2018 Meninggal: Ini 7 Hal yang Harus Diperhatikan Pelari Pemula Sebelum Ikut Maraton

By Tatik Ariyani, Selasa, 11 September 2018 | 18:45 WIB

Maybank Bali Marathon 2018

Jaga postur tubuh lurus dan tegak. Kepala berdiri, punggung lurus, dan bahu sedikit diangkat.

Baca Juga : Lenin, Membuat Sejarah 'Berdarah' Berulang Terus di Rusia

4. Jangan khawatir  dengan  kecepatan

Sebagai pemula, jangan paksa diri Anda berlari terlalu kencang.

Salah satu hal yang penting dari olahraga ini adalah pernapasan.

Ketika Anda berlari dan Anda masih mampu berbicara dengan baik, itu pertanda pernapasan Anda juga baik.

Overtraining  yang berlebihan bisa menyebabkan cidera.

5. Lakukan pendekatan berlari-berjalan

Kebanyakan pelari pemula menggunakan teknik berlari-berjalan-berlari saat melakukan olahraga ini.

Maksudnya, ketika daya tahan berkurang di tengah latihan, ia mengkombinasikannya dengan berjalan untuk mengumpulkan tenaga dan setelah itu melanjutkan dengan berlari lagi.

Baca Juga : Para Ilmuwan Ingin Hijaukan Gurun Sahara yang Gersang, Bagaimana Caranya?

6. Tambah Jarak Tempuh Perlahan-lahan

Pelari pemula kadang terlalu antusias untuk meningkatkan jarak tempuh mereka terlalu cepat.

Hal ini sebenarnya sangat mungkin menyebabkan cedera.

Jangan menambah jarak tempuh mingguan Anda dengan lebih dari 10 persen setiap minggu.

Bangunlah kecepatan Andaperlahan-lahan dan gunakan akal sehat saat menambahkannya dengan mengikuti jadwal latihan yang baik.

Jika Anda ingin melakukan lebih, Anda bisa melengkapi atau mengkombinasikan jogging dengan latihan cross-training  seperti berenang atau bersepeda.

7. Tarik napas melalui hidung dan mulut

Beberapa pelari pemula bernapas hanya melalui hidung mereka.

Padahal seharusnya, Andaperlu bernapas melalui hidung dan mulut untuk memastikan mendapatkan cukup oksigen ke otot-otot saat berlari.

Ambil napas dalam-dalam dari perut untuk membantu mencegah nyeri di bagian sisi tubuh yang merupakan masalah umum pada pelari pemula. (tabloidnova)

Baca Juga : Rumah di Bandung Dikepung Tembok Tetangga, Ini Aturan Hukum tentang 'Tanah Helikopter'