Ingin Kurangi Sampah Plastik? Gantilah 5 Barang yang Sering Anda Gunakan Ini

Mentari Desiani Pramudita Rabu, 12 September 2018 | 15:30 WIB
Sampah plastik. (dextorTh)

Intisari-Online.com – Ada sebuah statistik sampah plastik.

Dilaporkan ada 100 miliar kantong plastik digunakan oleh orang Amerika setiap tahun.

Bahkan menurut PBB, ada lebih banyak mikroplastik di laut daripada bintang di galaksi kita.

Melihat hal itu, Intisari Online seperti mengutip dari Bright Side, ingin mengumpulkan daftar barang plastik yang kita gunakan setiap hari lalu menggantinya dengan yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga : Viral Video 'Dangdutan' di Area Pemakaman, Ini Fakta Sebenarnya!

Apa saja? Ini penjelasannya.

1. Perlengkapan mandi dan produk pembersih

Kamar mandi dan dapur mengandung jumlah botol plastik terbesar. Seperti botol sabun cair atau botol pembersih muka.

Sebagai gantinya, silahkan menggunakan sabun batangan atau sabun muka batangan.

2. Kartu anggota

Di zaman sekarang ini, semua membutuhkan kartu anggota atau member untuk membayar.

Nah, daripada menggunakan banyak kartu anggota, yang bisa dibuang kapan saja, bagaimana dengan menggunakan nomor ponsel Anda saja?

Jika mereka bertanya nomor kartu Anda, gantilah dengan nomor ponsel Anda.

Baca Juga : Jokowi Ingin Sungai Ciliwung Seperti Sungai Cheonggyecheon, Sungai Buruk Rupa yang 'Disulap' Jadi Cantik

3. Spons dapur

Bagian busa dari spons terbuat dari poliuretan. Ini adalah jenis plastik yang sulit didaur ulang dan ketika dibakar ia melepaskan zat berbahaya seperti isosianat dan asam hidrosianat.

Oleh karena itu, lebih baik Anda beralih ke spons dapur yang terbuat dari bahan alami atau menggantinya dengan sikat.

4. Kantong teh

Berita buruk untuk semua pecinta teh di luar sana. Kebanyakan kantong teh mengandung plastik.

Oleh karena itu, Anda tidak hanya menambah sampah plastik, Anda juga bisa saja mengkonsumsi unsur-unsur yang ada mikro plastik-nya.

Saran kami, gunakan teh daun (masukan daun ke dalam air dan jadilah teh).

5. Sikat gigi

Tidak satu pun bagian dari sikat gigi yang Anda gunakan dapat terurai.

Yang berarti bahwa 100 tahun dari sekarang dan bahkan 200 ratus tahun dari sekarang, sikat gigi Anda akan tetap ada dalam bentuk yang sama seperti saat Anda membuangnya.

Untungnya, ada beberapa versi sikat gigi yang ramah lingkungan tersedia. Sikat gigi bambu, misalnya.

Baca Juga : Saking Cintanya, Gadis Ini ‘Nikahi’ Jenazah Pacarnya Sesaat Sebelum Dimakamkan

Penulis : Mentari Desiani Pramudita
Editor : Ade Sulaeman