Find Us On Social Media :

Kisah Orang-orang yang Dihakimi Massa Secara Sadis Meski Tidak Bersalah, Salah Satunya di Bekasi

By Masrurroh Ummu Kulsum, Senin, 10 September 2018 | 11:30 WIB

Dua orang dibakar menjadi sasaran amuk masa di Pakistan setelah terjadi aksi terorisme.

Niatnya adalah untuk menunjukkan foto-foto itu ke polisi sebagai bukti. Nahas, ada orang yang melihat Ebrahimi memotret anak-anak itu, ia lantas melaporkannya pada polisi.

Polisi membawa Ebrahimi untuk diinterogasi, dan rumor di daerahnya segara menyebar. Beberapa meneriakkan Ebrahimi sebagai “Pedo! Pedo!" saat ia dibawa polisi.

Ebraihimi lantas dibebaskan karena tidak terbukti bersalah, namun para tetangganya terlanjur percaya ia adalah pedofil.

Dua hari setlah pembebasannya, tetangga Ebraihimi, Lee James dan Stephen Norely menyerang Ebrahimi pada malam hari, menyeret pria tak berdaya itu ke jalan raya.

Mereka kemudian menyiramnya dengan alkohol dan membakarnya hingga mati. Penyelidikan berikutnya menemukan bahwa Ebrahimi telah dilecehkan sebelumnya, dan baik dewan dan polisi telah berulang kali memihak para pelaku kekerasan.

Baca Juga : Jadi Bocah Termuda yang Dikursilistrikkan, Apa Kesalahan Stinney?

2. Dua orang yang dituduh sebagai teroris

Pada tahun 2015, sebuah kelompok teroris sempalan Taliban yang disebut Jamaat-ul-Ahrar mengirim dua pembom bunuh diri untuk menyerang Lahore, Pakistan.

Para pengebom membidik dua gereja lokal dalam serangan brutal yang menewaskan 17 orang dan melukai 80. orang lainnya.