Find Us On Social Media :

Rumah Tangga Lebih Bahagia karena Berat Badan Istri Lebih Ringan Dibanding Suami?

By Moh Habib Asyhad, Senin, 2 Februari 2015 | 14:00 WIB

Rumah Tangga Lebih Bahagia karena Berat Badan Istri Lebih Ringan Dibanding Suami?

Intisari-Online.com - Studi terbaru mengatakan, rumah tangga lebih bahagia karena berat badan istri lebih ringan dibanding suami. Studi yang diterbitkan di jurnal Social Psychological and Personality Science dengan lebih detail menemukan, hubungan asmara akan menjadi sedikit lebih sulitjika salah satu pihak, khususnya perempuan, memiliki berat badan yang lebih besar.

Lebih ringan di sini bukan berarti si istri harus kurus.

“Istri yang lebih ringan dapat membuat suami percaya dirinya telah berhasil dalam memilih pasangan," ujar Benjamin Karney PhD, profesor psikologi sosial dari UCLA, Amerika Serikat.

Karney menambahkan, ukuran tubuh atau berat badan sejatinya bukanlah hal yang harus dikhawatirkan. Seks dan komunikasi adalah hal yang paling penting dalam kebahagiaan rumah tangga. Lebih dari itu, yang lebih penting dari berat badan adalah apakah Anda merasa nyaman dengan tubuh Anda. Memiliki bentuk tubuh yang terlalu kurus juga sebenarnya kurang baik dan kurang menguntungkan saat berhubungan seks.

"Setiap kali pasangan memuji kita, ucapkanlah terima kasih dan ulanglah pujian itu di dalam kepala kita, meskipun kita kadang tidak sepenuhnya mempercayai pujian itu," ujar Jessica O'Reilly PhD, pengarang buku The New Sex Bible.

Jika suatu saat kita memiliki masalah dengan urusan berat badan, alangkah baiknya kita dan pasangan kita tidak saling menyinggung. Paling tepat adalah saling mendukung dan bekerja sama dalam menjalankan gaya hidup yang lebih baik dan lebih sehat.

Selain itu, jangan cepat puas dengan bentuk tubuh yang kita miliki. “Pasangan harus saling mendukung, bukannya saling membantu untuk berpuas diri," ujar Jenn Berman PsyD, pembawa acara televisi Couples Therapy with Dr Jenn.