Find Us On Social Media :

Pantai Lagundri, Kesempurnaan Sebuah Selancar

By Agus Surono, Minggu, 27 Juli 2014 | 10:00 WIB

Pantai Lagundri, Kesempurnaan Sebuah Selancar

Intisari-Online.com - Sejak 1993, Pantai Lagundri terkuak kesempurnaanya untuk surfing oleh para penunggang papan selancar dunia. Mereka memacu adrenalin di lautan biru berselimutkan gulungan ombak dan bermandikan Matahari Tropis yang sanggup melenakan siapa pun.

Tepat di sebelah kanan teluk pantai ini, peselancar dunia itu berlomba-lomba memburu angin yang membingkiskan untuk mereka lipatan ombak panjang dari arah selatan. Akan lebih memukau lagi ketika bulan purnama tiba.

Pantai Lagundri (dan Pantai Sorake) bukan hanya memiliki hamparan panorama yang indah tetapi juga tersohor sebagai lokasi selancar (surfing) bertaraf internasional. Ketenaran kedua pantai tersebut kini disandingkan dengan deburan ombak menantang di Hawaii. Jarak antara Pantai Lagundri dan Pantai Sorake hanya 2 km, berlokasi sekira 12 km dari Telukdalam, ibu kota Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Penggila olahraga selancar dari mancanegara berduyun-duyun berkumpul di pantai ini pada April hingga September setiap tahunnya. Mereka akan menjajal lipatan gelombang yang tingginya bervariasai antara 7 dan 10 meter dengan lima tingkatan. Beberapa di antaranya sangat diidamkan peselancar profesional. Selain itu, panjang daya dorong ombak di kawasan ini nyatanya bisa mencapai 200 meter. Akan lebih menarik dan menantang ombaknya saat tiba bulan purnama.

Salah satu yang membuat ombak di Lagundri ini ideal bagi selancar adalah karena lokasinya berhadapan dengan Samudera Indonesia dan juga merupakan tempat bertemunya teluk sehingga ombak akan mengalir  besar.

Pantai Lagundri sudah beberapa kali menjadi lokasi lomba selancar baik nasional maupun internasional. Nias Open adalah salah satu kejuaraan yang rutin  diselenggarakan ketika ratusan peselancar mancanegara terutama dari Australia begitu mendominasi lautannya.

Transportasi

Anda dapat terbang sekira 55 menit dari Bandar Udara Polonia di Medan ke Bandara Binaka di Gunungsitoli. Ada maskapai penerbangan Merpati dan SMAC yang melayani jalur ini. Berikutnya lanjutkan perjalanan sekitar 3 jam dengan kendaraan umum ke Pantai Lagundri, Sorake yang berada di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan.

Kendaraan umum di sini berupa minibus. Jalur dari Gunungsitoli ke Pantai Lagundri dan Pantai Sorake ada dua yaitu pertama melewati Lahewa terus membelah Pulau Nias hingga ke Telukdalam. Jalur kedua menyusuri pantai melewati kota-kota kecamatan, yaitu: Gido, Bawolato, Idanogawo dan Lahusa.

Alternatif lain dari Kota Padang ada jalur darat dan udara. Melalui darat harus ke Sibolga sekitar 6 jam kemudian menuju Gunungsitoli menggunakan kapal feri cepat selama 3 jam. Melalui jalur udara dengan penerbangan perintis SMAC yang beroperasi hanya hari Senin dan Jumat. Dari Padang transit ke Pulau Telo lalu terbang kembali ke Binaka. 

Akomodasi

Bagi Anda yang ingin menginap, di sekitar Pantai Lagundri ada banyak penginapan yang menawarkan berbagai fasilitas. Penginapan tersebut merupakan penginapan yang dikelola oleh masyarakat setempat, dan biasanya pihak pengelola mematok harga Rp80.000,- sampai dengan Rp200.000,- per malamnya tergantung jenis ruangan kamar dan fasilitas yang tersedia.