Find Us On Social Media :

Cinta Lingkungan Lewat Cerita

By Rusman Nurjaman, Sabtu, 3 Agustus 2013 | 17:00 WIB

Cinta Lingkungan Lewat Cerita

Intisari-Online.com - Menanamkan perasaan cinta lingkungan tak harus selalu lewat gerakan fisik.

Mengajak anak membaca buku atau menceritakan dongeng yang bertemakan lingkungan pun bisa menjadi pintu gerbang bagi anak untuk mengenal dan mencintai lingkungan sekitarnya.

Tengok saja Little House on The Prairie. Buku cerita ini menjadi bacaan favorit anak-anak sejak dulu.

Lewat mata tokoh utama sekaligus penulisnya, Laura Ingalls, kita tak hanya menikmati petualangan asyik anak-anak pendatang pertama Benua Amerika di hutan, lembah, danau, dan sungai.

Tapi juga tahu bagaimana kebutuhan manusia tercukupi dari alam sekitar.

Mengolah susu jadi mentega dan keju, membuat lilin dari lemak ternak, menyadap sirup maple dan mengambil sebagian sarang madu tanpa disengat si lebah, bisa kita ketahui dari serial menarik ini.

Di negeri kita sendiri ada sejumlah dongeng yang mengenalkan pembaca pada hal yang disebut kearifan lokal.

Salah satunya, “Raja Kobuku dari Maluku” yang bercerita tentang seorang raja muda dari Tobelo yang saat ingin menyunting Putri Galela diberi syarat.

Bukan membangun 1.000 candi untuk kepuasan penguasa, tapi justru sumber air bagi penduduk di daerah kering itu.

Cerita-cerita Pelestarian Lingkungan: Cerita Rakyat dari Berbagai Penjuru Dunia karya Margaret Read Macdonald juga memikat.

Ada 38 cerita tentang tentang bagaimana menjaga kelestarian lingkungan, rawa, hutan, dan makhluk hidup, termasuk cerita dari Bali: “Tokek Tak Dapat Tidur”.

Banyak yang bisa dipetik dari cerita-cerita tadi: bahwa tiada sesuatu yang tak bernilai, semua saling terkait; bahwa kelakuan manusia tamak akan merugikan diri sendiri; bahwa kita mesti bertanam demi masa depan.