Penulis
Intisari-online.com -Seorang wanita berkebangsaan Inggris harus mengalami kesedihan yang mendalam saat suami dan kedua anaknya meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang.
Melansir DW Online, ketiga orang tersebut ditemukan meninggal hari Selasa saat berlibur di Spanyol.
Mereka menginap di hotel Costa del Sol untuk berlibur Natal dan Tahun Baru.
Kejadian yang terjadi hari Senin (23/12/2019) tersebut terjadi pukul 1.30 siang.
Siang tersebut polisi dihubungi untuk menginspeksi kolam renang setelah kejadian tersebut terjadi.
Lokasi yang berada di dekat Malaga, Andalusia tersebut didatangi polisi, yang selanjutnya menemukan jenazah pria berumur 53 tahun dan kedua anaknya, 16 tahun dan 9 tahun.
Dilaporkan, ayah dan remaja laki-laki tersebut melompat ke kolam renang untuk menyelamatkan gadis 9 tahun yang merupakan anak dan adik mereka.
Gadis tersebut mulai tenggelam dan keduanya berusaha menyelamatkannya.
Salah seorang saksi bernama Tanya Aamer (23) yang berlibur dari Birmingham, mengatakan hal yang mengerikan.
"Aku melihat jenazah ditutupi kain putih di samping kolam renang, dan aku mendengar wanita menjerit dengan tragis.
"Atmosfer yang ada saat itu sangatlah tidak tergambarkan, mengerikan.
"Tentunya kita tidak pernah berada dalam situasi demikian, sehingga saat itu kami semua mulai kebingungan dengan apa yang kami saksikan.
"Saat kami tahu apa yang terjadi, tidak ada dari kami yang berbicara, semuanya terdiam."
Investigasi masih dilaksanakan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Namun, dilansir dari The Sun, permasalahan yang menyebabkan si gadis tenggelam ternyata bagian dari kolam renang sendiri.
Bahkan, penyebabnya sangat sepele membuat semua orang menyayangkan kejadian tersebut.
Saat ini, jenazah ketiganya telah dipindahkan ke Institut Forensik Medis di Malaga.
Operator Hotel menyatakan, "Manajemen Hotel Costa Del Sol menawarkan rasa duka cita dan bersalah kami kepada keluarga yang telah mengalami kehilangan ketiga korban pada 24 Desember 2019.
"Ketiga tamu tersebut ditemukan tidak bergerak di salah satu kolam renang hotel.
Tim dan jasa gawat darurat segera hadir dan memberikan pertolongan pertama.
Pihak manajemen hotel membantu polisi sepenuhnya dengan investigasi atas kematian ini.
"Kami hendak berterima kasih kepada tim gawat darurat kami untuk tindakan mereka yang cepat dan seluruh staff kami mendukung keluarga yang telah mengalami kehilangan saat ini."
Rupanya, gadis itu tenggelam akibat mesin pompa air yang ada di kolam renang tersebut.
Hotel dan resort tersebut juga telah menjadi tempat seorang gadis meninggal dunia di bulan Februari lalu.
Habiba Chishti yang menginap bersama keluarganya, mengalami reaksi alergi yang parah dari sebuah es krim.
Meskipun dia sudah meminum obatnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan.