Mitos tentang Berhubungan Seks Saat Hamil

  • Senin, 16 Januari 2017 18:15 WIB

Mitos seks selama kehamilan

Intisari-Online.com – Survei menunjukkan bahwa 50 persen wanita tidak pernah mencoba untuk berhubungan seks, terutama selama kehamilan pertama. Hampir 76 persen pria mengatakan bahwa mereka tidak pernah mencoba untuk berhubungan seks selama kehamilan pertama, karena mereka takut akan kesehatan janin. Pada pasangan yang berhubungan seks selama kehamilan, survei menunjukkan bahwa wanita yang memulai karena tingginya gairah seks selama kehamilan.

(5 Mitos Hubungan Seks saat Hamil yang Tak Perlu Lagi Dipercaya)

Perlu diingat, jangan pernah mengambil keputusan untuk berhubungan seks selama kehamilan kecuali dokter mengatakan itu aman untuk Anda. Kondisi umum kesehatan, riwayat kesehatan, dan kondisi kehamilan secara keseluruhan harus dipertimbangkan untuk menentukan apakah itu aman untuk Anda.

Mitos 1.

Sambil Menunggu Waktu Melahirkan, Wanita Hamil dan Pasangannya Tertangkap Berhubungan Seks di Rumah Sakit
Berhubungan seks saat hamil

Seks bisa menyakiti bayi di dalam rahim.  Faktanya, rahim melindungi janin. Namun, kecuali Anda berpendidikan tinggi dan mengetahui posisi yang ideal untuk mencapai orgasme, lebih baik menjauhkan diri dari itu.

Mitos 2.

7 Alasan Mengapa Berhubungan Seks saat Hamil Bagus untuk Kesehatan
Orgasme tidak menyebabkan kontraksi

Orgasme bisa menyebabkan persalinan dini. Faktanya, kontraksi terjadi ketika tubuh sudah siap untuk melahirkan.

(Hati-hati, Hubungan Seks saat Hamil Bisa Sebabkan Perdarahan Selama Kehamilan)

Mitos 3.

Seks Pagi Hari Bikin Hamil?
Penis menginfeksi rahim?

Penis bisa menginfeksi rahim. Faktanya, kantung ketuban bertindak sebagai perlindungan. Tapi tetap saja, lebih baik menggunakan kondom.

Sumber : []

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×