Salut! Demi Selamatkan Ratusan Anjing yang Akan Disuntik Mati, Veteran Ini Rela Beli Pesawat

  • Jumat, 4 Agustus 2017 13:30 WIB

Paul Steklenski | swns.com

Intisari-Online.com - Setelah pensiun sebagai anggota militer AS, Paul Steklenski (45) yang tinggal di kawasan Carolina, selain mengisi hidupnya dengan bekerja sebagai tenaga ahli IT dan memelihara anjing juga belajar menerbangkan pesawat kecil.

Suatu kali ketika sedang terbang di atas kawasan Carolina sebelah selatan, Paul terkejut ketika melihat tempat semacam penangkaran anjing yang tidak sepenuhnya terawat.

Beberapa hari kemudian Paul berkendara mobil untuk mengunjungi lokasi penangkaran yang berisi ratusan anjing itu.

Tapi Paul makin terkejut lagi karena ratusan anjing yang tidak terawat dengan baik itu ternyata akan dibunuh menggunakan suntik mati (euthanasia).

Akhirnya karena didorong oleh rasa cintanya kepada anjing yang begitu besar Paul berniat mengevakuasi ratusan itu dan ternyata diijinkan.

(Baca juga: Meski Sayang, Jangan Pernah Biarkan Anjing Menjilat Wajah Kita, Ini Alasannya)

Namun lokasi penangkaran yang bersifat sementara itu meminta Paul agar mengevakuasi semua anjing yang terancam dieksekusi mati itu secepatnya.

Paul yang begitu antusias tapi juga sekaligus khawatir demi memenuhi waktu untuk evakuasi karena jaraknya sangat jauh, kemudian membeli pesawat kecil seharga hampir satu milliar rupiah.

Dengan pesawat ringan yang dimiliki Paul secara pribadi, evakuasi anjing menuju kawasan Carolina sebelah utara dalam jumlah ratusan itu pun bisa dilakukan lebih cepat.

(Baca juga: Betapa Baik Hatinya Anjing Ini, Rela Berenang ke Tengah Laut Demi Selamatkan Anak Rusa yang Nyaris Tenggelam)

Selama bolak-balik melakukan evakuasi anjing melalui udara, Paul sedikitnya telah berhasil menyelamatkan anjing yang terancam dieksekusi sebanyak 742 ekor.

Paul juga merasa lebih semangat dalam upaya mengevakuasi ratusan anjing itu karena banyak peminat yang bersedia mengadopsi.

Reporter : Agustinus Winardi
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×