Dianggap Benda Biasa, Siapa Sangka Dulu Sabun Merupakan Barang Mewah, Bahkan Pajaknya Sangat Tinggi

  • Kamis, 8 Februari 2018 10:15 WIB

Sabun zaman dahulu. | gidos-wheelchairhockey.be

Indonesia-Online.com - Sabun mandi yang kita gunakan sehari-hari memang mudah di dapat di toko mana pun. Namun pada zaman dahulu perlu perjuangan untuk mendapat sabun.

Pada tahun 6000 SM, para pelaut Funisia (sekarang menjadi Libanon, Suriah, Israel) mulai mengenal cikal bakal sabun.

Mereka merebus lemak kambing dengan air dan abu hingga menjadi semacam salep.

Kemudian pada abad ke-16, sabun sudah mulai umum dipakai oleh orang kaya.

(Baca juga: Kubilai Khan, Pemersatu Kekaisaran Mongol yang Sepak Terjangnya Tersandung di Tanah Jawa)

(Baca uga: Hati-hati! Jangan Sembarangan Gunakan 7 Isyarat Ini di Negara Lain Jika Tak Ingin Berkelahi atau Bahkan Dideportasi)

Hal ini karena hanya mereka yang mampu membelinya dan lebih memiliki kesadaran akan kebersihan.

Baru kemudian menyusul para petani yang mulai mengenal sabun dan memproduksi sabun salep sendiri.

Hal ini dilakukan oleh keluarga Ingals di Amerika yang kemudian membentuk sabun menjadi padat dan dicampur wewangian.

Sekitar pada 1830-an, barulah ada sabun yang dibentuk kotak yang dibungkus satu persatu.

Reporter : Muflika Nur Fuaddah
Editor : Muflika Nur Fuaddah

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×