Selamat Meski Pesawatnya Ditembak Jatuh, Pilot Rusia Ini Malah Ledakkan Diri dengan Granat

  • Selasa, 6 Februari 2018 12:00 WIB

Su-25 ketika dihantam rudal | WeapNews.com)

Intisari-Online.com - Satu jet tempur Su-25 Rusia yang sedang melancarkan serangan udara ke posisi pasukan pemberontak Suriah di Provinsi Idlib jatuh setelah dihantam rudal panggul (Manpads) pada Sabtu (3/2/2018).

Tertembak jatuhnya pesawat tempur di daerah musuh merupakan peristiwa pahit bagi seorang pilot tempur karena dia harus berjuang sendiri untuk menyelamatkan diri.

Pasalnya pilot tempur sesungguhnya merupakan musuh yang paling dibenci oleh lawan karena hanya dengan menggunakan satu pesawat saja, seorang pilot tempur bisa menimbulkan malapetaka di berbagai tempat.

Persenjataan satu unit jet tempur seperti bom, roket, rudal, dan senapan mesin menjadi senjata sangat mematikan ketika digunakan untuk menggempur sasaran di darat.

(Baca juga: (Foto) Kisah Memilukan dari Jasad-jasad 'Abadi' para Pendaki Everest)

Oleh karena itu jika seorang pilot tempur sampai tertembak jatuh pesawatnya di daerah musuh meskipun bisa mendarat selamat menggunakan parasut hanya memiliki dua pilihan.

Ditangkap, disiksa, lalu dihukum mati atau melakukan perlawanan sengit dan kemudian gugur.

Dua pilihan itu ternyata harus dihadapi oleh pilot Su-25 Rusia karena dirinya memang bisa mendarat selamat menggunakan parasut.

Tapi, sialnya pilot Rusia itu ternyata mendarat di tengah desa yang dikuasai oleh militan Tahrir al-Sham yang berafiliasi dengan Al-Qaeda.

Reporter : Agustinus Winardi
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×