Tokkeitai, Dinas Rahasia AL Jepang yang Gemar Membantai Warga Indonesia Tak Bersalah dalam Perang Dunia II

  • Rabu, 14 Februari 2018 18:15 WIB

Cara polisi rahasia Jepang menghukum tawanan | Wikipedia.org

Intisari-Online.com - Jika Angkatan Darat Jepang pada Perang Dunia II memiliki polisi militer bernama Kempeitai, Dai Nippon Teikoku Kaigun atau Angkatan Laut (AL) Kekaisaran Jepang juga memiliki polisi militer sendiri.

Polisi militer AL Jepang yang merangkap dinas rahasia juga tidak kalah kejamnya dibanding kompeitai.

Kesatuan ini disebut Tokkeitai.

Bahkan di Indonesia, polisi AL ini terkenal bernama buruk karena berbagai pembunuhan yang dilakukan di luar Jawa, seperti di Kalimantan dan Timor.

Sewaktu Jepang menguasai Indonesia, maka Jawa-Madura dan Sumatera dikuasai AD atau Rikugun, sedangkan Kalimantan dan wilayah Indonesia lainnya diserahkan kepada Kaigun.

(Baca juga: Kesulitan Perbaiki Jet Tempur Kiriman Isreal, Para Teknisi TNI AU Terpaksa Gunakan Kepala Kerbau)

Betapa kejamnya Tokketai misalnya selama periode Oktober 1943 hingga Juni 1944, mereka melakukan serangkaian pembunuhan massal di kalimantan dengan dalih membasmi gerakan perlawanan anti-Jepang.

Dengan cara penyiksaan yang  kejam, mereka berusaha memeras pengakuan tahanan untuk meyakinkan khalayak bahwa gerakan perlawanan itu memang benar-benar ada.

Dengan demikian Tokkeitai bisa memiliki alasan untuk melakukan penumpasan.

Eksekusi mati pun dilakukan di Pontianak terhadap 63 orang Indonesia, Tionghoa, Belanda yang sebetulnya tidak bersalah.

Reporter : Agustinus Winardi
Editor : Moh Habib Asyhad

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×