10 Nasihat Keuangan untuk Generasi Milenial!

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Ade Sulaeman

Anak muda perlu mengelola keuangannya sendiri

Intisari-Online.com – Mengelola uang umumnya tidak diajarkan di sekolah dasar. Sekitar 17 negara mengharuskan siswanya untuk mengambil kursus keuangan pribadi di sekolah tinggi, tetapi hanya segelintir yang memerlukan pengujian pada topik ini, dan mungkin ini belum berlaku di Indonesia. Nah, untuk para generasi milenium, inilah nasihat keuangan untuk Anda agar terhindar dari kesulitan keuangan dalam kehidupan nanti.

Mendaftar ke perguruan tinggi

Remaja Kulit Putih Tak Terlalu Minat Kuliah
Remaja Kulit Putih Tak Terlalu Minat Kuliah

Anda mungkin ingin melakukan sesuatu yang tidak memerlukan gelar sarjana, seperti bermain golf profesional. Tapi pertimbangkan serius untuk mendaftar ke perguruan tinggi pula. Ini adalah investasi besar. Tetapi jika orangtua Anda tidak mampu, cobalah untuk mewujudkannya sendiri, meski berarti harus meminjam. Lebih mudah untuk mendapatkan gelar di perguruan tinggi ketika masih muda daripada ketika sudah memiliki rumah, berkeluarga, dan sudah memiliki tanggng jawab sebagai orang dewasa. Penghasilan Anda meningkat secara signifikan dengan gelar sarjana, yang akan berguna jika mimpi Anda lainnya tidak terwujud.

 

Cari tujuan Anda

Mengapa Tujuan itu Penting?
Mengapa Tujuan itu Penting?

Jika Anda mengalami kesulitan mencari tahu apa yang Anda ingin lakukan dalam hidup, lihatlah ke diri Anda. Kita dilahirkan dengan bakat tertentu dan kemampuan alami. Anda tahu mana pelajaran yang unggul dan mana yang perlu perjuangan. Pilihlah karir yang memungkinkan Anda memaksimalkan talenta yang memenuhi Anda atau membantu orang lain. Saat Anda tumbuh, karier Anda akan berubah seiring dengan keinginan Anda.

 

Mulailah perencanaan pensiun dengan pekerjaan pertama Anda

Ingin Pensiun Dini tapi Enggan Menabung
Ingin Pensiun Dini tapi Enggan Menabung

Tips ini sangat penting. Jika perusahaan tempat Anda bekerja menawarkan perencanaan pensiun, mendaftarlah pada kesempatan pertama. Jika tidak ada rencana seperti itu, alihkan sebagian dari gaji ke pos pensiun. Percaya atau tidak, jika Anda beruntung, suatu hari Anda sudah tua, yang terbaik telah dipersiapkan. Menyiapkan otomatis ke salah satu kendaraan pensiun ini pada usia muda akan membantu membangun kekayaan tanpa rasa sakit. Tentu, semakin banyak Anda dapatkan, semakin banyak yang bisa disimpan. Sisihkan setidaknya 7 persen dari penghasilan di awal, lalu tingkatkan setiap tahun, hingga bisa mengalihkan 15 persen per tahun.

 

Menempatkan nilai uang

Bagi-Bagi Uang, Caleg PKS Dipidana 6 Bulan Penjara
Bagi-Bagi Uang, Caleg PKS Dipidana 6 Bulan Penjara

Tidak membeli kebahagiaan, tapi pasti bisa membua Anda nyaman. Hanya pahami apakah itu layak. Uang adalah apa yang kita peroleh dalam pertukaran waktu dalam mengejar produktif. Lakukan pembelian untuk barang-barang yang memang dibutuhkan, apakah itu memang diperlukan dengan uang yang kita dapatkan. Belum lagi kita harus membayar uang sewa, atau menyisihkan untuk pensiun, misalnya. Buatlah keputusan ini dengan bijaksana.

 

Hemat menggunakan kartu kredit

Kartu Kredit, Temuan Paling Menakutkan Setelah Mesiu
Kartu Kredit, Temuan Paling Menakutkan Setelah Mesiu

Tips ini juga benar-benar penting. Sangat mudah di zaman sekarang menghabiskan belanja dengan uang plastik dan jauh lebih sulit untuk membayarnya kemudian. Gunakan kartu kredit dengan bertanggung jawab. Ingatlah bahwa Anda mengandalkan pendapatan masa depan untuk membayar pembelian dengan kartu kredit hari ini.  Jika Anda bisa menjaga keseimbangan, Anda juga akan membayar bunga, kadang-kadang pada tingkat riba. Jangan sampai jatuh ke dalam perangkap ini. Sebaliknya, simpanlah uang untuk memenuhi tujuan keuangan


Sumber : ["bankrate.com"]

Reporter : K. Tatik Wardayati
Editor : Ade Sulaeman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×