Imunisasi MR Ditunda: Apa Itu Rubella, Gejala Serta Pencegahannya?

Muflika Nur Fuaddah Rabu, 12 September 2018 | 17:45 WIB
Ilustrasi (Medical News Today)

Gejala

Gejala rubella mungkin termasuk ruam, demam ringan, nyeri sendi, dan mata memerah.

Ruam pertama muncul di wajah dan menyebar dari kepala ke ujung kaki.

Kelenjar getah bening tepat di belakang telinga dan di belakang leher dapat membengkak, menyebabkan rasa sakit dan nyeri.

Baca Juga : MUI: Imunisasi Vaksin Nonhalal Hukumnya Bisa Jadi Wajib, Syaratnya...

Banyak orang dengan rubella memiliki sedikit atau tanpa gejala, dan hingga setengah dari orang-orang yang memiliki penyakit ini mungkin tidak mendapatkan ruam.

Dalam kebanyakan kasus rubella, gejala muncul dalam 16 hingga 18 hari setelah terpapar virus.

Pencegahan

Ada vaksin yang aman dan efektif untuk melindungi dari rubella.

Vaksin diberikan sebagai bagian dari vaksin kombinasi, yang disebut vaksin MR yang melindungi terhadap campak, gondong, dan rubella.

Rubella dapat dicegah dengan vaksin yang aman dan efektif.

Pada sebagian besar kasus rubella, gejala muncul dalam 16 hingga 18 hari, dan 20 hingga 50 persen orang mungkin tidak menunjukkan gejala.

Dilansir dari situs yang sama, dari 2001 hingga 2010, 79 persen dari semua kasus rubella yang dilaporkan terjadi di antara orang-orang yang berusia 15 tahun dan lebih tua.

Baca Juga : 6 Tren Kecantikan Zaman Dulu Ini Justru Sangat Berbahaya, Ada yang Gunakan Arsenik hingga Radioaktif

Penulis : Muflika Nur Fuaddah
Editor : Aulia Dian Permata