Anak Ahmad Albar Ditangkap Menyimpan Ganja, Di Israel Ganja Malah Dijadikan Obat

Adrie P. Saputra Rabu, 12 September 2018 | 20:30 WIB
Ozzy Albar ditangkap karena kedapatan menyimpan ganja. (Adrie P. Saputra)

Baca Juga : Anak Sapi Merah Lahir Pertama Kali di Israel Setelah 2.000 Tahun, Dianggap Sebagai Pertanda Kiamat Sudah Dekat

Ilustrasi ganja.

Konsumsi ganja dalam jangka waktu yang panjang akan mengganggu pertumbuhan otak yang sedang berkembang.

Mechoulam juga mencatat. pada sejumlah orang, ganja memancing serangan cemas yang akut dan melemahkan.

Sedangkan di Indonesia sendiri, pemerintah Indonesia tidak menyetujui legalitas ganja.

Berdasarkan jawaban tertulis Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan - Kemkes RI, Dra. Maura Linda Sitanggang, Ph.D, ganja hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan.

"Tidak digunakan dalam terapi, (karena) mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan," tegas Maura.

Baca Juga : 10 Fakta Unik Nepal, Salah Satunya Pernah Disebut Sebagai Kota Ganja

Berbeda cerita dengan morfin.

"(Morfin) telah ada evidence base untuk digunakan sebagai obat dan telah memiliki izin edar dari BPOM," jelas maura.

Morfin sendiri digolongkan sebagai narkotika golongan II yang dapat digunakan dalam pengobatan berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menyoal ganja, hingga saat ini pemerintah Indonesia aktif mengikuti sidang Commison on Narcotoc Drugs (CND) yang dilaksanakan di United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC).

Di dalamnya terdapat pembahasan dan pengaturan narkotika serta perkembangannya.

"Berdasarkan bukti ilmiah, sampai saat ini CND masih memutuskan ganja tidak dapat digunakan sebagai pengobatan," kata Maura. (Ilham Pradipta)

Source : Kompas.com
Penulis : Adrie P. Saputra
Editor : Yoyok Prima Maulana