Putri Diana 'Dimakamkan' Ulang dalam Sebuah Upacara yang Tak Terhormat

Masrurroh Ummu Kulsum Selasa, 11 September 2018 | 10:30 WIB
Reka ulang kematian Putri Diana dianggap tidak terhormat. (Kolase Intisari )

Intisari-Online.com – Tepat pada 31 Agustus tahun 2018 ini, adalah 21 tahun meninggalnya Princess of Wales, Putri Diana.

Sekelompok orang yang digawangi oleh seniman Inggris Stanley Schtinter seperti dikutip dari Mirror (11/9/2018), memperagakan ulang upacara pemakaman Diana.

Acara tersebut dilakukan di sebuah gudang populer yang berjarak beberapa meter dari penjara Strangeways, Kota Manchester.

Dalam reka ulang pemakaman tersebut, sebuah mobil ungu yang hancur dihadirkan pula sebagai mobil Mercedes maut yang ditumpangi Diana saat kecelakaan pada tahun 1997 di Paris kala itu.

Baca Juga : 21 Tahun Kematian Putri Diana: Sang Putri yang Tak Pernah Benar-benar Bisa Mencintai Dodi

Mobil yang digunakan untuk meniru Mercedes yang ditumpangi Diana saat kecelakaan.

Tak ketinggalan, seorang penulis bernama Jonathan Meades membacakan pidato seperti yang dilakukan saudara Diana, Jimmy Savile, pada upacara pemakaman sang putri dulu.

Adegan selanjutnya menampilkan peti mati Diana yang ditutup kain berwarna hitam dan putih datang dari taksi.

Peti tersebut lantas diarak pelayat menuju gudang, orang-orang melempari peti Diana dengan bunga dan brokoli seraya berpura-pura menangis.

Sekitar 160 orang menhadiri acara tersebut di mana kebanyakan usianya dibawah 30 tahun.

Penulis : Masrurroh Ummu Kulsum
Editor : Ade Sulaeman