Inilah Cadangan 'Senjata' Indonesia yang Bikin Ekonominya Kalahkan Malaysia

Adrie P. Saputra Minggu, 9 September 2018 | 15:15 WIB
Mahathir (kiri) dan Jokowi (kanan). (Tribun)

Intisari-Onlie.com - Rupiah hari ini mencapai Rp14.820 per dolar AS.

Rupiah bahkan sempat menyentuh angka Rp15 ribu.

Tak jarang banyak orang khawatir terhadap melemahnya rupiah yang bisa berimbas ke harga barang-barang yang menjadi mahal.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Tim Kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir menilai perekonomian Indonesia saat ini masih dalam kondisi wajar.

Baca Juga : Giliran Filipina Alami Inflasi Tertinggi, Duterte Salahkan Trump

Ia menyatakan situasi perekonomian Indonesia saat ini berbeda jauh dengan krisis ekonomi 1998 meskipun kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sempat menembus Rp 15.000.

"Saya rasa begini, bahwa kalau kita melihat ekonomi dunia, itu memang sekarang sudah terjadi equilibrium."

"Apakah ekonomi Indonesia dibilang jelek? Tidak."

"Data-data menunjukan 1998 dengan sekarang jauh posisinya, tapi ada equilibrium yang terjadi di dunia," kata Erick di Media Center Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Menteng, Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Ia pun meyakini tim ekonomi pemerintah mampu menyelesaikan permasalahan ekonomi yang kini mendera Indonesia.

Source : quora.com,tradingeconomics.com
Penulis : Adrie P. Saputra
Editor : Yoyok Prima Maulana