5 Alat Doraemon yang Sudah Ada di Dunia Nyata, Salah Satunya Baling-baling Bambu!

Intisari Online Senin, 27 Agustus 2018 | 11:45 WIB
Baling-Baling Bambu. ()

Namun, sayangnya, pengembangan GEN H4 terhenti karena kekurangan dana.

Baca juga: Jadi Bintang Model Rambut Pertama, Inilah 7 Bersaudari yang Miliki Rambut Sepanjang 11 Meter

3. Saringan air laut

Pada episode Petualangan Atlantis, Doraemon mengeluarkan alat berupa sedotan yang bisa mengubah air laut menjadi air minum.

Dalam kehidupan nyata, alat ini sudah dikembangkan dan sejak tahun 2017, tim peneliti asal Institut Teknologi Massachusetts (MIT) berhasil menemukan alat yang mirip.

Yaitu sebuah alat portable yang bisa menyaring air laut.

Ya, walaupun ukurannya lebih besar dari gadget milik Doraemon, mesin ini juga bisa menjadikan air asin menjadi air yang dapat diminum.

4. Ensiklopedia serba tahu

Nobita sering kali kesulitan mengerjakan tugas sekolah.

Melihat ini Doraemon merasa kasihan dan mengeluarkan sebuah alat yang bisa membantu Nobita, yaitu ensiklopedia serba tahu.

Kini sudah ada di dunia nyata, cara kerjanya mirip dengan mesin pencari yang banyak digunakan, yaitu Google Search ataupun Wikipedia.

5. Mesin pembaca mimpi

Mesin pembaca mimpi.

Doraemon punya mesin pembaca mimpi yang dipakai untuk mengintip mimpi Nobita. Hasilnya, mimpi siapa pun yang ingin diintip lewat benda ini, bisa ditayangkan dalam sebuah layar.

Nah, di dunia nyata, mesin pembaca mimpi pun berhasil dibuat, yang disebut dengan NeuroSky.

Benda ini diciptakan oleh seorang ilmuwan asal Amerika Serikat.

Hanya saja bedanya, kalau milik Doraemon bisa melihat mimpi secara visual, NeuroSky ini hanya menampilkan grafik yang harus diartikan lagi.

Dengan NeuroSky, mimpi seseorang bisa ditebak melalui grafik frekuensi gelombang alfa dan gama yang ditampilkan pada layar. (Yomi Hanna)

(Artikel ini sudah tayang di bobo.grid.id dengan judul “5 Gadget Ajaib dari Kantong Doraemon Kini Sudah Ada di Dunia Nyata”)

Baca juga: Video Pengendara Mau Lihat Surat Tugas Razia Viral, Polisi: Berhak Tanya Surat Tugas, Tapi Jangan Cari Alasan

Penulis : Intisari Online
Editor : Mentari Desiani Pramudita