Gara-gara Sapi Diusir, Dua Kelompok Warga Bentrok, 1 Tewas dan 8 Luka-luka

Intisari Online Sabtu, 25 Agustus 2018 | 10:00 WIB
Ilustrasi sapi ()

Intisari-Online.com - Bentrokan antara warga terjadi di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) memakan korban jiwa.

Bentrokan tersebut antara warga Desa Tanah Merah dan Desa Oebelo.

Akibat bentrokan itu lanjut, seorang pemuda berinisial AC (18) asal Desa Oebelo, meninggal di tempat.

Korban luka-luka yang awalnya dilaporkan berjumlah lima orang, bertambah menjadi delapan orang.

Baca juga: Ini 19 Daftar Belanja Pribadi Zumi Zola yang Diduga Dibayar Menggunakan Uang Gratifikasi

Kasubag Humas Polres Kupang Iptu Simon Seran mengatakan korban yang terluka, saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Leona dan Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat.

Korban yang luka tersebut, lanjut Simon, empat orang dari Desa Tanah Merah dan empat lainnya dari Desa Oebelo.

"Korban yg terluka dari Desa Tanah Merah berinisial MP, ZK, DD, JM. Dan empat lainnya dari Desa Oebelo berinisial GG, JDT, MDC dan ASD," ucap Simon kepada Kompas.com, Jumat (24/8/2018).

Korban yang meninggal dunia kata Simon, sempat dibawa ke RSUD Naibonat dan hendak dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Kupang, untuk mengetahui penyebab kematian korban, namun ditolak oleh keluarga korban.

Baca juga: Ketika Rupiah Masih ‘Enak’, Gaji Pegawai Negeri Masih Bersisa Banyak meski Sudah untuk Bersenang-senang

Source : Kompas.com
Penulis : Intisari Online
Editor : Ade Sulaeman