Menderita Kelainan Seksual, Hobi Jane Menaklukkan dan Menghancurkan Pria Sebanyak Mungkin

Moh. Habib Asyhad Selasa, 24 April 2018 | 16:30 WIB
Penderita kelainan seksual tak puas dengan satu pria (Tabloid Nova)

Intisari-Online.com - Baru tiga tahun menjalani hidup perkawinan, toh Jane, sebut saja demikian, sudah terlibat 10 kasus penyelewengan. Itu yang tercotat resmi, belum lagi yang tak ketahuan!

Kadang dia memang merasa risih, tapi dorongan itu selalu muncul. Yang jelas, dia ingin menaklukkan pria sebanyak mungkin. Kalau bisa justru yang ganteng, berkantong tebal dan sudah beristri.

Orang-orang seperti Jane, komentar para ahli, kabarnya memang begitu yakin dirinya amat menarik. Daya pikat mereka sungguh luar biasa hingga amat gampang menggaet laki-laki mana pun yang diminatinya.

Entah memang bentuk tubuhnya yang sudah aduhai atau sikap tubuh yang genit kemanjaan "mengundang". Kendati di sisi lain, terlintas pula dalam benak mereka, ketakutan bakal terjebak dalam kejalangan dan kemunafikan.

Baca juga: Punya Kelainan Seksual, 'Janda Jagal' Paling Jahat dalam Tragedi Holocaust Ini Ditakuti Penghuni 'Kamp' Konsentrasi

Akhirnya, Jane pun terpaksa menelan pil pahit : bercerai akibat ulahnya sendiri! Meski tidak berarti masalah telah selesai. Karena dengan pacar gelapnya yang terbaru toh dia punya masalah lagi.

Soalnya, Jane memang tidak pernah merasa puas. Dalam sehari dia bisa minta "jatah" lima atau enam kali! Dia baru akan berhenti kalau sudah betul-betul teler atau jika si pacar sudah tak berdaya melayaninya.

Seolah hanya dengan cara inilah ia bisa menunjukkan bahwa dirinya memang hebat. Boleh dibilang, keinginan erotis Jane nyaris tak terpadamkan.

Sayangnya, dia jadi kerap terlambat pergi ke kantor. Tentu saja bosnya acap kali menegur lantaran hasil kerjanya sering kurang beres. Kekasihnya pun lama-lama kesal.

Ia merasa diperalat semata-mata demi kepuasan seks Jane. Yang lebih parah, si pacar pun berani memutuskan hubungan yang sempat terjalin.

Kecanduan seks

Source : tabloid nova
Penulis : Moh. Habib Asyhad
Editor : Moh. Habib Asyhad