Find Us On Social Media :

(Video) Hebat, Cerebral Palsy Tak Menghalangi Komedian Ini untuk Berpetualang Naik Gunung Berapi

By Moh Habib Asyhad, Sabtu, 24 Maret 2018 | 10:15 WIB

Intisari-Online.comCacat tubuh jangan menghalangi keinginan untuk berpetualang dan menikmati hidup.

Contoh yang menginspirasi ini ditunjukkan oleh Zach Anner (33 tahun) dari Austin, Texas, Amerika Serikat.

Ia adalah seorang komedian yang menyandang kondisi cerebral palsy.

Beberapa waktu lalu, ia mengalahkan keterbatasannya dengan cara naik gunung berapi di Cerro Negro di Nikaragua.

Zach Anner mengatakan, aktivitas itu ada dalam daftar panjangnya akan petualangan yang difilmkan.

(Baca juga: Hebat, Pria dengan Cerebral Palsy Ini Menghabiskan Waktu 5 Tahun Mengetik Buku Hanya dengan Satu Jari Kaki)

Untuk itu, ia bekerja sama dengan yayasan nirlaba, UCP Wheels for Humanity.

Disebutkan, penyakit Zach disebabkan oleh kerusakan otak saat dilahirkan.

Akibatnya ia mengalami keterbatasan dalam koordinasi otot, sehingga ia harus menggunakan kursi roda seumur hidupnya.

Tidak mau menyerah dengan kondisinya, ia membuat daftar panjang petualangan. Salah satunya dengan naik gunung berapi di Cerro Negro.

Untuk perjalanan luar biasa itu, ia dibantu oleh dua temannya. Sang teman bergantian menggendong Zach selama perjalanan tersebut.

Selain kedua temannya, komedian itu juga didampingi oleh terapis fisiknya, David Calver.

Menyusuri debu gunung api saat turun dengan menggunakan sebuah papan kayu adalah sebuah keajaiban bagi mereka, seperti tiga menit saja.

Hal itu bila dibandingkan waktu berjam-jam bagi kelompok petualang itu untuk membawa Zack ke atas gunung.

Tidak lupa mereka merekam kawasan gunung itu untuk membantu Wheels Up Nicaragua.

(Baca juga: Pengakuan Perempuan India yang Sukses Mendaki Puncak Everest 2 Kali dalam 5 Hari: ‘Saya Merasa Dekat Sekali dengan Tuhan’)

Wheels Up Nicaragua adalah sebuah yayasan inisiatif yang membantu mengadakan kursi roda bagi orang miskin di negara tersebut.

Zach berharap pendakian ini akan menginspirasi orang lain yang punya kondisi serupa dengan dirinya, untuk keluar dan mencoba beberapa petualangan.

Ia juga menyatakan rasa syukurnya karena punya teman-teman yang bersedia membantunya mewujudkan petualangan itu.

“Dia adalah seorang pencari tantangan. Ia selalu melakukan petualangan, jadi hal ini tidak mengejutkan lagi ketika ia datang dengan ide ini,” kata Ron Cohen, CEO UCP Wheels for Humanity kepada situs Storytrender.

Ia menambahkan, Zach menciptakan kepedulian tentang apa yang bisa dilakukan oleh penyandang disabilitas.

Ia berharap penyandang disabilitas lainnya menonton video perjalanan Zach dan mereka bisa keluar dan menikmati hal seperti ini.

Ron bercerita, pertama-tama mereka menggendong Zach hingga puncak gunung. Perjalanan itu cukup menyita tenaga seperti yang terlihat dalam video.

Setelah itu mereka turun gunung dengan kecepatan lebih dari 48 km per jam. Itu adalah perjalanan yang sangat berbahaya.

“Ada hal yang bagus dari Zach. Ia benar-benar mendorong keterbatasannya,” kata Ron Cohen.

(Baca juga: Bermula dari Putri yang Terlahir Cacat, Kerajaan Belanda Pernah Terguncang Gara-gara Seorang Paranormal)

Dalam perjalanan menuruni jalur bergelombang, papan seluncurnya terbalik. Hal yang sama juga  dialami oleh David sebelumnya.

Ron bilang, hal itu benar-benar mengguncang dirinya karena Zach bisa membunuh dirinya sendiri.

Selain mendaki gunung berapi, Zach sudah melakukan berbagai kegiatan yang beresiko, seperti bungee jumping dari atas jembatan dan menyelusuri sebuah hutan.

Masih menurut Ron, kita benar-benar tidak bisa mengatakan Zach itu disabilitas.

Pasalnya, komedian itu melakukan hal-hal yang mungkin bukan penyandang disabilitas terlalu takut untuk mencobanya.

“Aku sendiri tidak bisa melakukan setengah yang dilakukan Zach. Hal itu terlalu berbahaya,” tutup Ron Cohen.