Ibu Tetaplah Ibu Sekalipun Ia Telah Kehilangan Anaknya

  • Rabu, 21 Desember 2016 14:00 WIB

Ibu Tetaplah Ibu Sekalipun Ia Telah Kehilangan Anaknya

Intisari-online.com—Bagi seorang ibu yang telah kehilangan anaknya, Hari Ibu mungkin bukan hari yang spesial. Ada rasa pahit dan pedih yang mungkin saja dialami, mengingat dirinya adalah ibu bagi seseorang yang sudah tiada. Seringkali, keberadaan mereka tidak begitu diakui di masyarakat.

Ibu yang sudah kehilangan anak umumnya harus menghadapi kenyataan yang sulit. Ia bahkan berpikir bahwa dirinya tidak pantas disebut sebagai ibu. Apakah Anda pernah mengalami hal ini? Atau ada ibu di sekitar Anda yang mengalami hal ini? Saatnya mendukung mereka agar bebannya berkurang dan tetap merasakan betapa spesialnya dirinya sebagai seorang ibu. Begini caranya!

1. Berikan pengakuan dan tegaskan padanya, bahwa dia tetaplah seorang ibu

Mungkin kita berhadapan dengan saudara, kerabat, dan sahabat yang baru saja kehilangan bayinya atau anaknya. Mungkin memang sedikit canggung, namun mengatakan kepada mereka bahwa mereka tetaplah seorang ibu walau anaknya telah tiada biasanya sangat membantu. Ibu yang pernah menghadapi kematian anaknya harus berjuang melawan kepedihan, duka, dan ingatan akan anaknya. Ingatkanlah padanya bahwa dia adalah ibu yang kuat dan harus tetap kuat.

BACA JUGA: Tangan Ibu adalah Tangan yang Terindah

2. Kirimkan kartu ucapan

Menerima pengakuan dari orang lain sekalipun sudah kehilangan anak bisa memberikan kehangatan padanya. Kirimkan kartu ucapan sebagai bukti bahwa ia adalah seorang ibu, sekalipun sudah kehilangan anaknya.

3. Tak perlu membicarakan soal kematian si anak

Pastikan untuk membuatnya merasa lebih baik, tak perlu mengungkit masa lalu yang pedih. Namun jangan juga melarangnya untuk merindukan anaknya.

4. Dengarkan dia

Sumber : ["psychologytoday.com"]

Reporter : Tika Anggreni Purba
Editor : Hery Prasetyo

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×