Sudah Tahu Bahaya, Mengapa Kita Tetap 'Tunduk' pada 'Smartphone'?

  • Selasa, 13 Februari 2018 14:45 WIB

Ilustrasi ketergantungan Smartphone | Raconteur

Intisari-Online.com- Dalam era sekarang, nampaknya adalah hal yang mustahil untuk melepaskan diri dari smartphone.

Ia sudah menjadi bagian dari gaya hidup atau pun hidup itu sendiri.

Mulai dari urusan pekerjaan hingga hubungan kekerabatan dapat terjalin dan berjalan lancar juga berkat smartphone.

Dilansir dari National Public Radio (12/2/2018), lebih dari sekadar kebutuhan, smartphone dapat menjadi sebuah candu yang mengubah psikologi berpikir manusia.

Baca Juga: Pria Ini Mencari Adiknya Yang Hilang Puluhan Tahun Lewat Media Sosial, Hasilnya Mengejutkan

Baca Juga: 7 Foto Premium Wanita Seksi Penjual Daging rebus yang Viral, Bikin Pria Menelan Ludah!

David Greenfield, seorang psikolog mengatakan bahwa candu itu berupa perasaan bahagia yang dihasilkan dari peningkatan dopamin otak saat mendengar bunyi notifikasi dari smartphone.

Notifikasi yang mengingatkan pada SMS, Facebook, WhatsApp, Instagram dan lain-lain terbukti dapat membuat kita gembira.

"Bunyi notifikasi seakan memberitahukan ada hadiah yang menunggu untuk Anda lihat," ucap Greenfield.

Bahkan, notifikasi menyebabkan kebahagiaan yang melebihi dari isi teks atau konten yang kita terima itu sendiri.

Reporter : Muflika Nur Fuaddah
Editor : Muflika Nur Fuaddah

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×